Sabtu, 21 Jan 2017
Humaniora

Meski tidak Terdaftar Kemendagri, FPI Tetap Diakui Negara

Kamis, 12 Jan 2017 16:13

Ilustrasi

Ilustrasi (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang selama ini aktif berkegiatan di tengah masyarakat ternyata tidak terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Setahu saja FPI itu tidak terdaftar di Dagri," ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemehan), Jakarta, Kamis (12/1).

Menurut mantan Sekjen PDI Perjuangan itu, FPI hanya terdaftar di Provinsi dan Kabupaten Kota. Namun demikian keabsahan ormas tersebut tetap diakui oleh negara. "Kalau tidak terdaftar di Dagri, dia terdaftar di Provinsi dan Kabupaten Kota," katanya.

Sekadar informasi, FPI dideklarasikan pada 17 Agustus 1998 di Pondok Pesantren Al Um, Kampung Utan, Ciputat,  oleh sejumlah habib, ulama, mubaligh dan aktivis muslim.

Pendirian organisasi ini hanya empat bulan setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya, karena pada saat pemerintahan orde baru keberadaan ormas sangat diatur.

FPI berdiri dengan tujuan untuk menegakkan hukum Islam di Indonesia dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam menegakkan amar ma'ruf dan nahi munkar di setiap aspek kehidupan. (cr2/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia