Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Januari 2017 | 23.07 WIB

Jambret Wanita Hamil, Pelaku Terjatuh di Parit

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Nyawa Fadliansyah, 32, warga Raja Basa, Bandar Lampung masih tertolong. Pria berkulit putih itu bersama satu rekannya tertangkap saat menjambret tas nasabah BCA di Jalan M Toha, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Rabu (11/1).

Pelaku gagal mengambil uang korban yang hamil tua usai mengambil uang dari ATM sebesar Rp2 juta. Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Hitler Napitupulu mengatakan, penjambretan berawal saat Nurlunah Sopiyanah, 39, mencairkan uang dari ATM.

Saat itu pula pelaku dan rekannya yang menggunakan sepeda motor membuntuti korban yang hamil tua tersebut. Saat korban keluar dari ATM, Fadlianyah langsung menjambret tas berwarna coklat yang ditenteng korban. ”Melihat korban berteriak minta tolong warga dan pengendara lain mengejar pelaku,” terangnya juga.


Panik melihat banyaknya warga, motor yang dikendarai kedua pelaku terjatuh ke parit. Tapi hanya Fadliansyah yang berhasil ditangkap warga, sedangkan temannya berhasil kabur. Saat pelaku diamuk warga, untungnya ada patroli dari Polsek Pamulang yang melintas dan segera mengamankan pelaku.

Tak sampai disana, lanjut Hitler, saat pelaku hendak dimasukan ke dalam mobil patroli warga terus memukulinya hingga babak belur. Bahkan, beberapa pengendara motor juga sempat menyiramkan bensin ke tubuh pelaku. Hal itu terjadi karena pelaku menjambret wanita yang hamil tua hingga terjatuh ke tanah.

”Jika tidak ada anggota patroli mungkin pelaku sudah tewas dibakar masa. Wajar warga kesal aksi itu dilakukan di tengah hari bolong dan mengincar perempuan yang hamil tua,” cetusnya juga. Sedangkan korban sebelum diantar pulang, dibawa poisi ke klinik untuk memeriksakan kehamilannya. ”Karena korban sempat terjatuh saat dijambret,” ungkapnya.

Hitler mengaku, korban penjambretan itu tinggal di Komplek Griya Salak Asri, Blok B.3/24, RT 07/09, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor yang sedang berkinjung ke kerabatnya di wilayah Pamulang. Dari tangan Fadliansyah polisi menyita satu unit motor Suzuki Satria FU bernopol F 5348 LL, satu tas berwarna coklat yang berisi uang tunai Rp2 juta, dan dompet serta sejumlah kartu ATM.

Di tempat yang sama, Fadliansyah mengaku  merampas tas korban lantaran tidak memiliki uang untuk bertahan hidup di Bogor. Apalagi, sejak datang dari Bandar Lampung ke kota hujan ini biaya hidupnya dijamin adik sepupunya itu. Karena gengsi menumpang terus, dia bersama rekannya berinisial JJ lantas menjambret. (cok/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore