
MIa Audina saat mengunjungi Menpora Imam Nahrawi di kantornya pada tahun lalu
JawaPos.com - Pelatnas PBSI memang belum menunjuk siapa pelatuh kepala untuk sktor tunggal putri. Kabar yang santer beredar belakangan ini PBSI akan menarik mantan ratu bulu tangkis Indonesia, Mia Audina, untuk menempati posisi itu.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabidbinpres) PB PBSI Susy Susanti memang masih terkesan menutup rapat siapa yang bakal menjadi pelatih kepala tunggal putri. Namun, saat disebut nama Mia Audina, Susy langsung terhenyak.
Peraih medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Olimpiade ini hanya tersenyum.” Oh, bukan-bukan,“ ujarnya singkat, seperti diberitakan Indopos (Jawa Pos Group) usai menghadiri jumpa pers Djarum Superliga 2017 di Jakarta, kemarin (11/1).
Mia, yang kini bermukim di Belanda, merupakan peraih medali perak Olimpiade Atlanta 1996 dan Athena 2004. Dia memperkuat Tim Piala Uber Indonesia saat masih berumur 14 tahun dan menjadi anggota termuda sepanjang sejarah bulu tangkis.
Pada 1999 Mia menikah dengan Tylio Arlo Lobman, seorang penyanyi gospel asal Suriname berkebangsaan Belanda. Dia kemudian menetap dan menjadi warga negara Belanda serta mulai mewakili Belanda dalam berbagai pertandingan.
Menurut Susy, pihaknya masih terus memproses siapa yang bakal menjadi pelatih tunggal putri. Dirinya memang sangat hati-hati untuk menentukan pelatih tunggal putri yang diharapkan mampu mengangkat pamor sektor tungga putri seperti era dirinya. “Sektor tunggal putri memang agak berat, jadi kami harus hati-hati menentukan pelatihnya,” kata Susy. (bam/ira/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
