
Ilustrasi
JawaPos.com - Tingginya harga cabai di pasaran membuat bingung pemerintah dan kesulitan warga. Namun, tidak demikian bagi para petani cabai di Sukabumi, Jawa Barat. Tingginya harga cabai menjadi keuntungan tersendiri yang tidak diperkirakan sebelumnya.
Petani di Geopark Ciletuh, Suhendi (32) mengatakan, dirinya menjual cabai di kebun cukup variatif mulai dari Rp20 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Sedangkan harga normal biasanya hanya Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram.
“Ya bila dibandingkan, harga cukup tinggi, padahal biaya operasional dari tanam sampai panen sama,” kata dia kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Group), Selasa (10/1).
Menurut Hendi sapaan akrab Suhendi, lonjakan harga cabai yang terjadi bulan ini, baru dirasakannya selama bergelut di bidang cabai. Bahkan, diakui Hendi, pengaruh harga setidaknya berdampak pada perekonomian keluarganya. “Karena untungnya besar, perekonomian kami pun jadi bertambah cepat,” akunya.
Hendi pun berharap, harga bisa terus tinggi sampai masa panen berakhir sehingga keuntungan yang didapat bisa berlangsung lama. “Bila harga mahal seperti sekarang, kita yang untung. Meski pembeli jadinya rugi,” bebernya.
Berbeda dengan warga Sukabumi bernama Hendra (27) yang merasa terbebani dengan harga cabai sekarang. Padahal, kata Hendra, cabai sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan setiap harinya. “Bayangkan dengan uang Rp2.000 hanya dikasih empat biji cabai. Sedangkan kebutuhan per hari untuk warung minimal setengah kilo,” kesalnya.
Hendra pun meminta pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Bukan hanya sebatas menggelorakan imbauan. “Harga tinggi sekarang terkesan ada pembiaran, terutama dari pemerintah. Bisanya hanya mengimbau saja,” tukasnya. (pj/cr10/yuz/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
