Minggu, 20 Aug 2017
Hankam

Komentar Panglima TNI Jenderal Gatot, Soal Pencopotan Dandim yang Latih FPI

Rabu, 11 Jan 2017 15:17 | editor : Thomas Kukuh

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (JAWA POS PHOTO)

JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengkonfirmasi alasan pemecatan Komandan Distrik (Dandim) 06/03 Lebak Letkol Czi Ubaidillah, setelah memberi pelatihan bela negara terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Gatot, Czi Ubaidillah dipecat karena tidak meminta izin kepada atasannya atau melaporkan ingin memberikan pelatihan bela negara terhadap FPI. "Harus melaporkan kepada pimpinan, Koramil melaporkan kepada Dandim, dan Dandim kepada Danrem. Ya kan itu yang dilalui," ujar Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (11/1).

Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini, semua warga negara berhak melakukan pelatihan bela negara. Asalkan harus sesuai prosedur dengan meminta izin kepada atasan terlebih dahulu.

Menurut Gatot, tujuan melaporkan kepada atasan karena agar, pihak-pihak TNI tidak seenaknya saja melakukan pelatihan bela negara tersebut. "Prosedurnya harus benar, tidak Koramil buat sendiri tanpa laporan, tidak sembarangan," katanya.

Sebelumnya, Komandan Distrik (Dandim) 06/03 Lebak, Letkol Czi Ubaidillah, Letkol Czi Ubaidillah dipecat karena adanya kegiatan bela negara yang digelar Komando Distrik Militer (Kodim) Lebak, Banten terhadap para anggota FPI.

Pelatihan bela negara dilakukan di salah satu pesantren di Lebak, Banten pada tanggal 5-6 Januari 2017 lalu. Peserta pelatihan itu mencapai 120 orang. (cr2/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia