
ILUSTRASI
JawaPos.com - Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kali ini dialami warga di Desa Empiyang, Kecamatan Jangkang, usai merayakan Natal bersama, Minggu (8/1). Akibatnya puluhan orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat pusing dan muntah-muntah.
Informasi yang diperoleh wartawan dari Kepolisian Resor Sanggau, sedikitnya 99 orang warga setempat dilarikan ke rumah sakit karena diduga mengkonsumsi daging babi yang sudah dimasak untuk perayaan Natal di desa tersebut. Daging tersebut diduga memicu keracunan sejumlah warga. Kejadian ini membuat warga setempat was-was.
Kepada wartawan, Senin (9/1) Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sebagaimana dilaporkan bahwa pada Minggu (8/1) sekitar pukul 08.00 pagi telah dilaksanakan Natal bersama di Desa Empiyang, Jangkang dan berakhir sekitar pukul 13.00.
Begitu acara selesai, pihak penyelengara membagikan bungkusan makanan yang di dalamnya berisi nasi dan lauk daging babi yang sudah dimasak kepada seluruh yang hadir. “Menurut informasi bahwa lauk daging babi tersebut dimasak pada Sabtu (7/1) sekitar 16.00,” kata Donny seperti dilansir Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group)
Peristiwa nahas pun terjadi ketika warga memakan lauk daging babi tersebut. Baru saja mengkonsumsi sekitar 15-20 menit, warga merasakan pusing yang begitu kuat dan mual-mual. Tak sampai di situ, warga kemudian mengalami muntah-muntah. Akibat kondisi tersebut, warga langsung dibawa ke Puskesmas Balai Sebut untuk mendapat perawatan medis.
Dari 99 orang korban, 53 orang diantaranya laki-laki dan 46 orang lagi wanita. Dari hasil pemeriksaan medis sebanyak 18 orang harus dirawat inap karena kondisinya sudah parah dan 81 orang dinyatakan baik dan dilakukan rawat jalan.
Pemeriksaan pada Senin pagi, kondisi pasien yang dirawat inap sudah mulai membaik dan dipersilakan untuk pulang. Kepolisian sendiri telah mendatangi lokasi dan mengambil sampel makanan dan daging babi tersebut. Hingga kemarin, Polsek Jangkang dan Polres Sanggau sedang menangani kasus ini lebih lanjut. “Iya, sedang kami tangani dan sedang dicari tahu penyebab keracunannya apa,” terang Kapolres Donny. (Kiram Akbar)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
