Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Desember 2016 | 12.23 WIB

Ketum PSSI: Kalau Bonek Nekat ke Bandung, Persebaya Akan Saya Coret

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengimbau agar Bonek tak datang ke Bandung pada 8 Januari 2017. - Image

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengimbau agar Bonek tak datang ke Bandung pada 8 Januari 2017.

JawaPos.com - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi berjanji akan menghidupkan kembali Persebaya. Namun, dia mengultimatum Bonek agar tak datang ke Bandung saat digelarnya Kongres Tahunan PSSI pada 8 Januari 2017.



Pria berpangkat Letnan Jendral TNI itu mengancam akan mencoret Persebaya jika Bonek sampai nekat berangkat ke Bandung. "Kalau mereka (Bonek, red) tetap nekat berangkat ke Bandung, maka Persebaya akan saya coret," ujarnya usai bertemu perwakilan manajemen Persebaya dan Bonek di Graha Pena, Surabaya, Rabu (28/12), seperti diberitakan Jawa Pos Radar Surabaya.



Edy memang menepati janjinya untuk datang ke Surabaya. Tak hanya bertemun dengan jajaran manajemen Persebaya dan Bonek, Eddy berjanji akan kembalikan Persebaya di pentas persepakbolaan nasional.



Bersama jajaran pimpinan PSSI, Edy bertolak menuju lantai 5 gedung Graha Pena atau kantor Jawa Pos, Rabu (28/12) pukul 10.00 WIB. Pria yang menjabat Pangkostrad itu mengenakan seragam dinasnya dan datang bersama dua Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono dan Iwan Budianto, serta Sekjen PSSI Ade Wellington.



Kehadiran mereka disambut oleh sejumlah wakil manajemen Persebaya, seperti Cholid Goromah, Choesnoel Farid, Kardi Suwito, dan Ferril Raymond Hattu. Ada pula sejumlah petinggi Jawa Pos yang selaku tuan rumah pertemuan ini. Hadir pula sekitar 50 bonek yang turut menyambut pimpinan PSSI.



Kedatangan Edy ke Surabaya sedikit-banyak memberikan angin segar bagi Persebaya. Bahkan dalam pertemuan tersebut, Edy Rahmayadi berjanji akan berupaya mengembalikan Persebaya ke kompetisi sepak bola Indonesia.



Edy, di hadapan stakeholder Persebaya mengatakan, akan mengembalikan ruh lima klub legendaris. Di antaranya Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.



"Tidak perlu anda minta, sebab saya akan hidupkan Persebaya Surabaya," tegas Edy yang langsung disambut tepuk tangan perwakilan Bonek dan manajemen Persebaya. "Saya ingin lima kekuatan tradasional sepak bola Indonesia itu bangkit," imbuhnya.



Namun sebelumnya, dirinya bersama pengurus akan menggelar rapat pada 6 Januari yang salah satu agendanya adalah membahas pemulihan status hak Persebaya untuk berkompetisi kembali sebelum mendapatkan legitimasi di Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar di Bandung pada 8 Januari mendatang. 



107 voters terdiri di antaranya terdiri dari asosiasi provinsi, asosiasi wasit, asosiasi pemain, asosiasi futsal, klub ISL, klub Divisi Utama, dan klub Liga Nusantara. "Kan nanti ada 107 voter, jika 51 voter setuju, maka Persebaya sudah bisa berkompetisi musim depan," ungkapnya. 



Reaksi sejumlah Bonek kemarin sebenarnya mendesak agar keputusan dipastikan langsung Rabu kemarin. Namun, Edy menegaskan adany prosedur yang harus dilewati. Maka hasil  keputusan baru bisa ditentukan 8 Januari mendatang. Maka, Edy berharap para voter di Kongres PSSI nanti, juga memberikan suara yang sama agar hak Persebaya untuk bisa berkompetisi terwujud.



"Karena nanti tergantung para voters di kongres. Kalau secara aklamasi para voter menyetujui, maka Persebaya akan bisa langsung kembali berkompetisi," ungkapnya.



Meski status Persebaya masih akan diputuskan dalam Kongres PSSI pada 8 Januari 2017 mendatang, namun Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memastikan jika Tim Berjuluk Bajul Ijo itu akan berlaga di kasta Divisi Utama.



"Karena yang pasti Persebaya tidak akan bermain di ISL (Indonesia Super League, red). Karena kuota ISL itu 18 tim dan sudah ada yang mengisi. Bisa jadi di Divisi Utama. Tapi, keputusan finalnya 8 Januari," terang Edy memungkasi. (psy/rak/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore