
ILUSTRASI
JawaPos.com - Tim nasional (timnas) senior Indonesia mampu menembus final Piala AFF 2016. Padahal, masa persiapan tim asuhan Alfred Riedl tersebut mepet. Selain itu, Riedl tak leluasa menarik pemain yang dia butuhkan karena terbentur regulasi dari operator kompetisi. Yakni, setiap klub hanya boleh melepas dua pemain.
Nah, PSSI berharap menorehkan prestasi yang lebih baik tahun depan. Ajang SEA Games 2017 di Malaysia merupakan target utama. PSSI membidik medali emas untuk cabor sepak bola di ajang multievent tersebut.
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi optimistis bisa meraih target emas. Sebab, masa persiapan timnas U-23 di SEA Games 2017 lebih lama.
''Masih ada banyak waktu untuk mempersiapkan tim menjelang SEA Games nanti. Kami punya waktu sekitar delapan bulan,'' katanya. ''Mulai pekan depan, kami segera melakukan evaluasi untuk membahas program timnas di kemudian hari,'' lanjut pria yang juga Pangkostrad (Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat) itu.
Dari evaluasi tersebut, otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu akan mengkaji sosok yang layak menjadi pelatih Garuda Muda, julukan timnas U-23. ''Kami juga melakukan pencarian pemain. Mereka akan kami siapkan hingga Asian Games 2018,'' ucapnya.
Edy menyebutkan, mereka mengumumkan posisi pelatih bersamaan dengan kongres tahunan PSSI di Bandung pada 8 Januari nanti. Selain pelatih untuk skuad SEA Games, PSSI bakal mengumumkan pelatih timnas senior.
Siapa pun pelatih yang ditunjuk menangani timnas U-23, Edy percaya bebannya tak akan berat. Sebab, di antara total 40 pemain yang didaftarkan Riedl di Piala AFF 2016, ada delapan pemain yang usianya masih layak berlaga di SEA Games 2017.
Mereka adalah Yanto Basna, Hansamu Yama, Evan Dimas Darmono, dan Muchlis Hadi Ning. Keempatnya masuk dalam daftar 23 pemain timnas Piala AFF 2016. Empat pemain lainnya adalah Septian David Maulana, Muhammad Hargianto, Putu Gede Juni Antara, serta Ricky Fajrin yang masuk daftar 40 pemain.
Muchlis mengaku siap memberikan kontribusi bila masuk skuad SEA Games 2017 di Malaysia. ''Kalau dipanggil, saya siap bermain maksimal untuk Merah Putih,'' ujarnya. ''Kapan pun dipanggil, saya siap,'' imbuhnya.
Pengalaman Muchlis di level timnas memang cukup banyak. Selain masuk dalam timnas U-19 yang menjadi jawara di Piala AFF U-19 pada 2013, dia memperkuat timnas di ajang SEA Games 2015. (ben/c18/bas)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
