
Muddai mengaku bahwa panitia masih membutuhkan bimbingan
JawaPos.com - Panitia Asian Games 2018 yang dinamakan Indonesian Asian Games Organization Committe, diakui masih perlu banyak belajar.
Mereka mengakui bahwa masalah yang muncul pada Sekjen Dodi Iswandi menjadi pelajaran penting sehingga mereka membuat aturan revisi terkait Asian Games itu sendiri.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum KOI, Muddai Madang. Dia memastikan bahwa masih banyak yang harus dipelajarai panitia.
"Kami panitia penyelenggara, mengajukan perubahan Peraturan Asian Games. Yang mana di Kepres pertama belum menyertakan lembaga-lembaga yang bisa menuntun panitia untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan seperti pengadaan dan jasa," ujarnya pada konferensi pers.
"Di Peraturan revisi, kami memasukkan lembaga yang berwenang dan bisa memberi tuntunan. Yaitu BPKP dan LKPP. Jadi tujuannya agar kami lebih nyaman bekerja karena ada yang membimbing," tambah dia.
Muddai memastikan bahwa panitia kali ini kebanyakan datang dari swasta sehingga masih butuh pembelajaran.
"Kepanitiaan ini dari pihak swasta yang belum terlalu paham beberapa prosedur penggunaan dana APBN. Juga di panitia penyelenggara kami memasukkan tokoh berintegritas baik dan tinggi, pun beliau ahli dalam penanganan korupsi, yaitu Tofiqul Rahman. Dia berada di tim panitia penyelenggara," tuturnya.
"Tujuannya menghindari hal-hal seperti ini. Kami mencegah terjadinya kondisi seperti sosialisasi penggunaan dana Asian Games 2015. Kami sudah berkonsultasi dengan lembaga-lembaga yang berwenang seperti kejaksaan dan kepolisian," tutup dia. (rap/JPG)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
