Jawa Pos Logo

Dihalau Aparat, Mahasiswa Urung Gelar Aksi di Depan DPR

JawaPos.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) urung menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Saat turun dari Kopaja, mereka langsung diminta pulang oleh aparat keamanan yang berjaga di lokasi tersebut.

Sejumlah mahasiswa itu diminta pergi lantaran tidak jelas maksud kedatangannya. Mereka terbilang hanya ingin ikut-ikutan ketika melihat ada orasi di depan Gedung DPR.

Ya, saat mahasiswa dari IMM itu melintas, ada rombongan yang menamakan diri Gerakan Oposisi Nasional tengah berorasi menyuarakan supaya kepolisian segera melepaskan para aktivis yang ditangkap pada Jumat (2/12) dini hari tadi.

Namun, ketika turun dan mengetahui apa yang disuarakan, mereka batal bergabung dan mengikuti perintah Danrem 052 Karawaci, Kolonel Infanteri Iwan Setiawan untuk meninggalkan lokasi.

"Ada kumpul-kumpul, ikut turun. Begitu lihat, nggak sesuai, nggak mau," ujar Kolonel Iwan kepada JawaPos.com, Jumat (2/12).

Menurut Iwan, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam MM itu berasal dari Bogor. Mereka datang bersama rombongan ke Monas namun terpisah. "Itu anak-anak dari sekolah. Dari Bogor," sebut dia.

Dikarenakan kopaja yang mengangkut para mahasiswa IMM itu telah pergi, Iwan mengatakan akan mencarikan tumpangan untuk mereka kembali ke Bogor. "Kita carikan tumpangan," pungkasnya. (dna/JPG)


BERITA LAINNYA