Rabu, 25 Jan 2017
Sepakbola Indonesia

Ratusan Suporter Antre Sejak Subuh, Eh Penjualan Tiket Malah Dibatalkan

Jumat, 02 Dec 2016 13:45

Padahal, antrean tiket sudah mengular sejak pukul 05.00 WIB.

Padahal, antrean tiket sudah mengular sejak pukul 05.00 WIB. (Pojoksatu)

JawaPos.com - Kecewa bercampur kesal harus dirasakan ratusan suporter Timnas Indonesia yang memburu tiket leg pertama semifinal Piala AFF 2016 di Stadion Persikabo Bogor, Jumat (2/12).

Setelah mengantre cukup lama, mereka justru harus gigit jari. Pasalnya, penjualan tiket offline di Stadion Persikabo ternyata dibatalkan.

Sebelumnya disebutkan bahwa tiket yang disediakan panitia untuk penjualan offline di Stadion Persikabo Bogor adalah 1.000 lembar tiket. Karena itu, ratusan suporter pun sudah menyerbu loket sejak pukul 05.00 WIB.

Namun, harapan publik sepak bola di Bogor dan sekitarnya itu langsung menguap setelah PSSI melalui akun twitternya mengumumkan penjualan tiket di Persikabo dibatalkan.

“Mohon maaf untuk penjualan tiket offline untuk area Bogor, bahwa akhirnya tidak ada penjuakan tiket offline di Stadion Persikabo.” cuit akun @pssi__fai.

Selanjutnya, distribusi alokasi 1.000 lembar tiket akan didistribusikan kepada perwakilan kelompok suporter Persikabo.

“Kami barusan mendapat info dari manajemen Persikabo, tiket akan didistribusikan kepada perwakilan kelompok suporter Persikabo (Kabomania & Ultras)” cuit PSSI selanjutnya.

Akibatnya, ratusan suporter yang sebelumnya mengular di loket stadion pun tak bisa menahan kecewa.

“Dasar enggak profesional. Bagaimana sepakbola Indonesia bisa maju kalau begini caranya,” teriak salah seorang pemburu tiket seperti diberitakan pojoksatu.id.

Tak pelak, berbagai nada hujatan yang ditujukan kepada PSSI pun terlontar. “Sudah, boikot saja. Percuma kita sudah nunggu lama-lama tapi jadinya seperti ini,” teriak salah seorang lainnya.

Nada-nada miring selanjutnya pun terus bersusulan mengiringi ratusan suporter Timnas Indonesia yany urung mendapat tiket tersebut.
“PSSI….Huuuuu…huuuu..huuuu,” teriak beberapa suporter dengan lantang.

Kebijakan PSSI ini cukup disesalkan. Seperti yang diungkap Robby, warga Bogor. Menurutnya, dengan hanya didistribusikan kepada perwakilan kelompok suporter Persikabo, dikhawatirkan tidak dapat dinikmati oleh khalayak umum.

“Bukan berprasangka buruk. Tapi kalau hanya distribusi ke kelompok suporter, jelas yang sudah terdaftar sebagai suporer Persikabo yang dapat. Nah kita yang terdaftar bagaimana?” geramnya.

Tak jauh beda, Wina, suporter cantik itu menyebut pembatalan penjualan tiket di Stadion Persikabo ini semakin menunjukkan ketidaksiapan panitia dan PSSI yang malah mengecewakan suporter Timnas Indonesia yang ingin memberikan dukungan langsung di Stasion Pakansari, Sabtu (3/12) besok pukul 19.00 WIB.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi baik dari panitia maupun PSSI terkait pembatalan penjualan tiket di Stadion Persikabo tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, penjualan tiket offline yang dijanjikan untuk dijual sejak Jumat pagi pukul 08.00 WIB. Dipaparkan pojoksatu.id, ratusan suporter sudah memenuhi loket Stadion Persikabo sejak pukul 05.00 WIB.

Bahkan, yang rela bolos kerja sengaja untuk mendapatkan tiket kategori 3 seharga Rp 100ribu itu. Sebagian dari mereka memilih membeli tiket offline karena kesulitan mengakses Kiostix untuk pembelian online.

Sementara itu, salah seorang petugas Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama, justru mengaku kaget dengan antrian suporter yang tiba-tiba itu. Pasalnya, pihaknya sama sekali tak mengetahui bahwa hari ini akan dilakukan penjualan tiket di Stadion Pakansari.

“Kami malah enggak tahu. Dari Dispora juga tidak tahu. Ini kami juga masih berusaha mengontak panitia,” tuturnya. (ruh/ira/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia