Jumat, 23 Jun 2017
Sepakbola Indonesia
Indonesia Soccer Championship

Meski Menang, Barito Putera Masih Saja Soroti Kinerja Wasit

Jumat, 02 Dec 2016 07:31 | editor : Irawan Dwi Ismunanto

Barito Putera menang tipis saat menjamu PBFC.

Barito Putera menang tipis saat menjamu PBFC. (Arif Subekti/Radar Banjarmasin)

JawaPos.com - Barito Putera berhasil meraih kemenangan 1-0 dalam derby Papadaan atas Pusamania Borneo FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (1/12). Meski begitu, tetap saja Barito Putera menyoroti kinerja wasit di laga tersebut.

Laga sempat memanas saat gol Adam Alis Setyano pada menit ke-69, usai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Nazar Nurzaidin, di anulir wasit Tabrani asal Surabaya. 

Berselang lima menit setelah gol yang dianulir. Luis Junior tampil sebagai penentu. Melalui tendangan bebas, striker kelahiran Brasil itu berhasil menggetarkan jalan Pusamania Borneo, 1-0 Barito unggul.

Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi bersyukur akhirnya mereka kembali berhasil meraih tiga angka di rumah sendiri. Kemenangan ini tentu harapan seluruh pemain dan manajemen hingga suporter setia Barito Putera. 

Mengenai kepemimpinan wasit di lapangan, Yunan mengharapkan semua pengadil di lapangan yang memimpin laga bisa lebih jeli untuk melihat pelanggaran yang bersifat profesional foul dan berniat mencederai lawan. 

"Saya kira gol kami yang dianulir offside masih menjadi perdebatan," bilang dia.

Yongky Aribowo pun merasa senang Barito kembali meraih poin penuh di laga kandang kali ini. Tentu semangat pemain dengan waktu recovery yang sangat minim menjadi masalah jika kami kembali menuai kekalahan. "Terima kasih seluruh suporter dan masyarakat yang sudah mendukung kami," ucapnya.

Di sisi lain, Pelatih PBFC, Dragan Djukanovic, mengungkapkan di laga derby kedua tim mampu menampilkan permainan  yang bagus dan sengit. 

Timnya pun sebenarnya memiliki peluang. Namun, Barito lebih beruntung karena berhasil mencetak gol lebih dulu. "Untuk atmosfer derby, saya kira ini biasa dan selamat kepada Barito atas kemenangannya," ujarnya.

Kapten PBFC, Ponaryo Astaman menyayangkan timnya gagal meraih kemenangan padahal mereka juga memiliki beberapa peluang berbahaya. "Ya, meski laga berjalan keras, sebagai pemain semua akan kembali damai selepas 2x45 menit permainan," ucapnya. (mr-146/ira/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia