Jumat, 23 Jun 2017
Sepakbola Indonesia
Indonesia Soccer Championship

Mental Pemain Semen Padang Anjlok Gara-gara Wasit

Jumat, 02 Dec 2016 08:03 | editor : Irawan Dwi Ismunanto

Semen Padang takluk di markas Madura United.

Semen Padang takluk di markas Madura United. (ALEX QOMARULLA/RADAR MADURA)

JawaPos.com - Kado pahit harus diterima Semen Padang pada hari jadinya yang ke-36. Mereka dipaksa takluk dengan skor 1-2 oleh Madura United pada laga di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (1/12) sore.

Melakoni laga tandang dengan kondisi tim tidak ideal, Kabau Sirah -julukan Semen Padang- dipaksa menerima kenyataan kembali gagal memutus rekor buruk di markas lawan.

Sempat unggul terlebih dahulu melalui gol yang diciptakan Vendry Mofu pada menit ke-53, tim asuhan Nilmaizar harus mengakui keunggulan tim tuan rumah melalui dua gol balasan yang diciptakan, Rishadi Fauzi menit ke-82, dan Patrich Wanggai menit ke-90.

Kembali gagal memetik poin penuh, Nilmaizar mengatakan, semua pemainnya sudah bermain all-out dan sempat menyulitkan Madura United.

“Kami sudah hampir membuat hasil bagus di laga tandang kali, tapi hasil akhirnya masih belum sesuai harapan,” ujar Nil singkat beberapa saat setelah pertandingan.

Senada dengan pelatih, pemain sayap Semen Padang, Riko “Ucok” Simanjuntak mengatakan, sewaktu unggul, para pemain Semen Padang sangat bersemangat menjaga skor. Tapi setelah Madura United berhasil menyamakan kedudukan dan menciptakan gol kedua, dia mengakui mental para pemain jatuh mental, sehingga berefek pada mengendur permainan.

“Semua pasti sulit, kalau wasit begitu. Wasit memimpin kurang fair, hingga buat mental kami para pemain jatuh,” jelas Ucok seperti kurang puas dengan kepemimpinan Nusur Fadillah selaku pengadil di lapangan.

Semen Padang, dengan kekalahan ke-12 dari 31 pertandingan, membuat posisinya di papan klasemen harus kembali merosot ke peringkat ke-10 dengan koleksi 40 poin. (padek/ira/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia