Jawa Pos Logo

Dipaksa Bermain Setelah Alami Tragedi Menyedihkan, Chapecoense Geram dengan CBF

JawaPos.com - Chapecoense geram dengan keputusan Asosiasi Sepak bola Brasil (CBF) lantaran dipaksa untuk bermain setelah mengelami tragedi menyedihkan. Mereka kesal dan menuding CBF hanya mencari keuntungan semata.

Sebelumnya, CBF memang mengonfirmasi kalau pertandingan Chape melawan Atletico Mineiro harus dilanjutkan. Pertandingan in sendiri merupakan laga Copa Brasil yang digelar 11 Desember mendatang.

Mendapat informasi seperti itu, Chape geram. Mereka menuding kalau CBF ingin mencari keuntungan dari pertandingan nanti.

Sebab, pastinya pertandingan pertama semenjak tragedi menyedihkan itu menyedot penonton. CBF dianggap tak sama sekali menghormati masa berkabung klub.

"Presiden CBF, Marco Polo del Nero mengatakan pertandingan ini harus terjadi, harus jadi perayaan besar.," beber Presiden Chape, Ivan Tozzo dikutip Mirror.

Bahkan, meski telah beragumen kalau Chape tak memiliki pemain, CBF tetap memaksa. Hal ini yang membuatnya geram.

"Lalu, dia memaksa kami bermain dengan tim junior. Mereka memaksa kami dan tak peduli main dengan pemain manapun. Ini mengecewakan," pungkas dia. (ies/JPG)


BERITA LAINNYA