Jawa Pos Logo

Ayah Bayi Kembar Siam Bingung Biaya Operasi Pemisahan

JawaPos.com – Kondisi dua bayi kembar siam, Fatimahtuh Zahra dan Fatimatun Nisa, masih kritis, kemarin (30/11). Keduanya mendapat penanganan medis di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Bayi kembar perempuan itu merupakan anak dari pasangan Khaeruman (44) dan Erni (34), warga Sukahurip Desas Madyasari Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya.

Khaeruman mengatakan, saat istrinya hamil memang sudah diketahui bahwa bayi yang dikandung adalah kembar. Namun, dia kaget karena saat lahir kondisi bayi kembar itu dempet dibagian dada dan perut. “Memang suka periksa dan sudah tahu akan kembar,” ungkapnya dilansir Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group).

Bayi tersebut lahir Selasa (29/11) pukul 12.30 di rumah Khaeruman tanpa bantuan medis karena lahir secara mendadak, meskipun usia kehamilannya sudah matang. Bayi tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Cineam dan dirujuk ke RSUD dr Soekardjo sore harinya.

Khaeruman mengaku bingung soal biaya untuk mengoperasi anak kembarnya itu, mengingat dia hanya seorang buruh jahit. Terlebih 4 bulan terakhir dia tidak bisa bekerja karena kakinya mengalami cidera setelah terjatuh dari sepeda motor. “Bingung saya juga kalau soal biaya, belum terbayang,” terangnya.

Dia berharap besar ada pihak yang membantunya untuk mencukupi kebutuhan biaya operasi yang tentu tidak murah, baik itu dari pemerintah maupun para dermawan. Karena dia ingin anak ketiga dan keempatnya itu bisa terselamatkan dan hidup secara normal seperti kakak-kakaknya.


BERITA LAINNYA