Jawa Pos Logo

Trauma 1 Desember, Masyarakat Dua Kampung Ini

JawaPos.com - Menyusul perayaan HUT Kemerdekaan Papua Barat yang biasanya diperingati 1 Desember hari ini, membuat masyarakat di Kampung Wanapompi dan Kampung Sasawa Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua dikabarkan mengungsi ke hutan.

Mereka ketakutan lantaran mendengar isyu adanya penyisiran oleh aparat TNI/Polri pada hari ini. Warga di kedua kampung ini mengaku cukup trauma dengan peristiwa setahun lampau.

Dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey yang memimpin Tim dari Komnas HAM ke Kabupaten Kepulauan Yapen mengaku tidak ingin lagi tragedi 1 Desember 2015 yang terjadi di Kampung Wanapompi terulang lagi. Dimana dalam tragedi tersebut empat warga meninggal dunia dan 10 orang luka-luka.

Ramandey mengakui sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan dalam hal ini Kapolres Kepulauan Yapen yang memastikan bahwa tidak ada penyisiran. Oleh sebab itu, dirinya meminta warga untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar.

“Memang kami mendapat pengaduan dari Kampung  Sasawa dan Wanapompi jika masyarakat masih ada yang trauma sehingga tiga hari lalu ada yang mengungsi. Saya ingin sampaikan jika kami di sini telah berkoordinasi dengan Kapolres Yapen dan ditegaskan tidak ada penyisiran,”ungkapnya saat ditemui di Mapolres Kepulauan Yapen, Selasa (29/11).

Ia berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak bertanggungjawab, apalagi sampai harus mengungsi dan melarikan diri ke hutan. Sebab  Komnas HAM Papua telah memastikan tidak ada penyisiran yang akan dilakukan, sepanjang tidak ada pengibaran bendera bintang kejora.


BERITA LAINNYA