Selasa, 28 Feb 2017
Internasional

Trump : Fokus Jadi Presiden, Tinggalkan Bisnis!

Kamis, 01 Dec 2016 02:00

Donald Trump

Donald Trump (dok.JawaPos.com)

JawaPos.com – Presiden terpilih Donald Trump menegaskan akan fokus mengurus negara sebagai Presiden Amerika Serikat. Trump berjanji meninggalkan bisnisnya untuk fokus sebagai presiden ke-45. Hal itu sengaja dilakukannya untuk menghindari konflik kepentingan di sektor bisnis yang mengambil keuntungan dari pemerintah.

"Saya akan meninggalkan bisnis saya yang besar secara total dalam rangka sepenuhnya fokus menjalankan negara untuk membuat Amerika besar lagi," kata Trump dalam kicauannya di akun Twitter seperti dilansir ABC.

"Saya merasa itu penting sebagai presiden, untuk tidak memiliki konflik kepentingan dengan berbagai bisnis yang saya miliki," tambahnya.

Dia mengatakan perjanjian dan dokumen tertulis sedang dibuat secara legal untuk memastikan diri dia sudah keluar dari bisnisnya. Menurutnya presiden adalah tugas yang jauh lebih penting.

Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan adalah prioritas utama dari pemerintahan Trump. “Kita mengejar Produk Domestik Bruto antara 3-4 persen, lalu dengan memotong pajak perusahaan, kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang besar,”

Sementara itu mantan direktur keuangan saat Trump kampanye, Steven Mnuchin, menegaskan Trump telah mengangkatnya sebagai menteri keuangan dan investor miliarder Wilbur Ross telah dipilih sebagai sekretaris perdagangan.

Mnuchin (53) mengatur dana kampanye dan keuangan Trump selama kampanye presiden. Tapi dia tidak memiliki pengalaman birokrasi. Jika disetujui oleh Senat, Mnuchin akan memainkan peran sentral dalam mengatur kebijakan pajak dan rencana infrastruktur. Dia juga akan memimpin lembaga yang bertugas melaksanakan sanksi ekonomi internasional.

Trump sebelumnya mengatakan dalam kicauannya bahwa dia akan meninggalkan bisnisnya kepada tiga anak sulungnya, Donald Jr, Eric dan Ivanka. Kepala Gedung Putih yang ditunjuk Trump menegaskan bahwa kabinet Trump akan fokus bekerja keras.

“Trump telah mendapatkan orang-orang terbaik di Amerika. Namun saya belum bisa menyampaikan secara detail apakah dia (Trump) akan meninggalkan bisnisnya di tangan anak-anaknya atau tidak,” kata Priebus.

Tidak ada presiden sebelumnya seperti Trump yang memiliki kerajaan bisnis yang luas. Trump memiliki klub golf, gedung perkantoran dan properti lainnya di beberapa negara. Trump memegang kepemilikan saham di lebih dari 500 perusahaan. Trump telah menandatangani kesepakatan lisensi untuk penggunaan namanya di hotel dan bangunan lain di seluruh dunia dan telah menggarap bisnis baru di Timur Tengah, India dan Amerika Selatan. (ABC/cr1/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia