Minggu, 23 Jul 2017
Sports

Utut Adianto Didaulat Jadi Ketum PB Percasi 2017-2021

Rabu, 30 Nov 2016 22:25 | editor : Irawan Dwi Ismunanto

Grand Master Utut Adianto didaulat menjadi Ketua Umum periode 2017-2021.

Grand Master Utut Adianto didaulat menjadi Ketua Umum periode 2017-2021. (Istimewa)

JawaPos.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB Percasi di Pusdiklat Kemdikbud Serua Ciputat Tangerang Selatan mendaulat Grand Master Utut Adianto menjadi Ketua Umum periode 2017-2021.

Peserta Rakernas menilai sosok Utut, yang kini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum menyusul tak aktifnya Hashim Djojohadikusumo, sudah waktunya menjadi pucuk pimpinan di induk organisasi olahraga catur nasional. 

”Sudah waktunya Pak Utut menjadi Ketua Umum Percasi karena selain mantan pecatur juga sudah lama berkecimpung dalam kepengurusan Percasi. Masa beliau Plt terus. Mandat ini akan kami berikan kepada Pak Utut hingga terlaksananya Munas Percasi pada Juli 2017,” kata Sekretaris Percasi Bali, Agus Dei Segu di Jakarta, kemarin.

Sejauh ini, Utut sudah dua kali menjadi Plt. Pertama terjadi ketika Jeffry Geovanie mundur sebagai ketua umum pada tahun 2002. 

Rakernas Percasi itu sendiri hanya dihadiri 24 Pengurus Provinsi (Pengprov) dari 34 Pengprov sebagai anggota. 

Menanggapi munculnya nama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang digadang-gadang menjadi calon Ketua Umum PB Percasi, Agus Dei mengatakan, dalam Rakernas ini yang mengemuka adalah desakan untuk memilih Utut Adianto

”Tampaknya, para peserta Rakernas belum berani memunculkan nama Pak Kapolri. Namun, tidak ada salahnya sosok ini jadi pertimbangan. Kalau saya melihat desakan para peserta Rakernas kepada Utut itu memiliki dua makna. Pertama,  mendaulat langsung Pak Utut menjadi Ketua Umum. 

Kedua, menugaskan Utut mencarikan figur Ketua Umum,” kata mantan Redaktur Olahraga di Harian Umum Bali Post itu.

Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem mengatakan, sebagai Plt Ketua Umum Percasi, Utut Adianto memang ditugaskan selain memutar roda organisasi juga mencari figur ketua umum. 

Namun Kristianus Liem belum mau memberikan komentar ikhwal munculnya nama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. 

”Kita tak boleh mendahului Munas karena kewenangan tertinggi ada di Munas. Saya kira Pengprov pun sudah tahu apa yang dibutuhkan Percasi ke depan, termasuk sosok ketua umum,” tandasnya. (bam/ira/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia