Kamis, 24 Aug 2017
Sepakbola Indonesia

Piala AFF 2016

Situs Pembelian Tiket Sulit Diakses, Menpora: Jangan Dianggap Remeh, PSSI!

| editor : 

Menpora Imam kritisi cara PSSI dalam menjual tiket

Menpora Imam kritisi cara PSSI dalam menjual tiket (Jawa Pos)

JawaPos.com - Menpora Imam Nahrawi, akhirnya ikut angkat suara mengenai sulitnya membuka pembelian tiket online semifinal Piala AFF 2016. Dia ingin PSSI tak menganggap remeh persoalan ini.

Sepanjang Rabu (30/11) ini, pencinta timnas memang ramai soal pembelian tiket untuk menyaksikan langsung ke Stadion Pakansari. Selain karena sistem berbelit, situs online sulit diakses oleh pencinta sepak bola yang ingin membeli tiket.

Maklum memang, pasalnya PSSI hanya menyebar 27 ribu tiket di Pakansari. Pastinya, suporter harus cepat-cepatan untuk mendapatkan tiket timnas.

Mendapati hal ini, membuat Menpora Imam turut angkat suara. Menurutnya hal ini seperti cerita lama yang terus diulang-ulang oleh PSSI dan penyelenggara,

"Tiap kali timnas masuk babak-babak krusial, tiket selalu jadi persoalan. AFF 2010, SEA Games 2011, sampai AFF U-19 pada 2014. Selain bermasalah dalam soal akses mendapatkan tiket, harganya juga sangat mahal," kata Imam Nahrawi dalam rilisnya.

Imbuhnya, "Jika semua harga tiket dari semua kelas di rata-rata, tiket semifinal AFF 2016 di Indonesia adalah yg termahal dibandingkan harga yang dipatok di tempat lain: Thailand, Vietnam, Myanmar. Jangan dianggap remeh."

Pernyataan Menpora Imam beralasan. Sebab, menurutnya sudah ada korban jiwa yang terjadi pada SEA Games 2011 lalu kala digelar di SUGBK. PSSI, menurutnya, tidak boleh sembarangan menentukan harga tiket dan menentukan vendor penjualan tiket.

"Tiket dijual online itu baik, tapi harus dipertimbangkan benar kesiapan vendor. Hari ini sudah banyak keluhan soal akses tiket ini, belum lagi soal penukaran nantinya," papar dia.

"Prinsip dasarnya jelas: masyarakat harus dimudahkan akses mendapatkan tiket. Pastikan tidak ada oknum PSSI yang bermain-main dalam distribusi tiket. Jangan sampai masyarakat bersusah payah mencari tiket, malah ada oknum dengan enaknya menjual tiket dari pintu belakang," tegas dia. (ies/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia