Jawa Pos Logo

Bayi Lahir Prematur Akan Hadapi Masalah Ini

JawaPos.com - Bayi lahir prematur sangat memerlukan penanganan sempurna. Para tenaga medis seperti perawat harus memahami dan telaten saat mengetahui bayi akan lahir dalam kondisi prematur.

Bayi disebut prematur jika dia lahir kurang dari 37 minggu atau berat badan lahir rendah yaitu di bawah 2500 gram.

“Bayinya di dalam kandungan kurang baik, misalnya bayinya masih kecil belum cukup bulan atau prematur. Itu kan masih sangat kecil dia lahir. Perawat harus siap,” kata Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Yeni Rustina.

Menurut Yeni, bayi prematur memiliki kondisi paru-paru yang belum matang. Padahal saat lahir, dukungan dari ibu langsung diputus begitu tali pusar dipotong. Bayi harus mencari sendiri makan, minum, dan pernapasannya.

“Sementara bayi sendiri kan belum mampu. Paru-parunya juga belum cukup karena cairan di paru-paru belum terbentuk sempurna untuk memungkinkan keluar masuknya udara,” tegasnya.

Saat itu bayi mendapatkan kesulitan. Tak bisa bernafas, segera setelah lahir. Perawat harus membantu penanganan engan sigap agar bayi bisa bernafas.


BERITA LAINNYA