Jumat, 28 Jul 2017
Humaniora

Pemerintah Plototi Medsos Jelang Aksi 2 Desember, Kondisinya...

Rabu, 30 Nov 2016 19:07 | editor : Yusuf Asyari

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, saat ini konten-konten di media sosial sudah kondusif menjelang Aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember nanti.

Menurut dia, hal itu berbanding terbalik pada saat Aksi Bela Islam jilid II pada 4 November lalu, bagaimana media sosial berubah menjadi mencekam penuh dengan ujaran kebencian, fitnah adu domba, dan provokasi yang intinya memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Tampaknya kalau sisi kontennya di media sosial tidak seperti sebelumnya (4 November)," ujar Rudi di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (30/11).

Pria kelahiran Bogor, Jawa Barat itu berharap situasi kondisif media sosial saat ini bisa terus berlanjut sampai dengan seterusnya.

Rudi juga meminta kepada masyarakat agar tidak mengunggah sesuatu hal yang sifatnya adalah provokasi, fitnah, ujaran kebencian, dan adu domba di media sosial.

"Teman-teman juga (memposting) media sosial yang sejuk-sejuk," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan di sela-sela aktivitasnya dirinya menyempatkan untuk membuka media sosial. Namun apa yang didapat, ungkap Jokowi semua medsos isinya saling menghujat, fitnah, adu domba dan provokasi. Hal ini yang menjadi keprihatinannya.

Menurut Jokowi, media sosial berubah setelah kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencuat.

Karenanya, Jokowi berharap agar seluruh masyarakat membantu menciptakan suasana damai dan teduh di semua medsos. Hal ini dilakukan agar masyarakat kembali lagi pada etika nilai-nilai Islam dan budaya Indonesia. (cr2/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia