
Ilustrasi
JawaPos.com - Penemuan tengkorak di hutan bakau yang terletak disekitar RT 2 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat membuat heboh warga sekitar. Informasi bermula saat ada seorang warga Kariangau bernama Hj Hanika (59) membawa selembar identitas berupa KTP milik seorang warga.
Menurut dia, KTP ini ditemukan di dalam dompet warna hitam. Di samping dompet tersebut ada sesosok mayat yang sudah menjadi tengkorak. Dia pun memberitahu informasi tersebut kepada keluarga lantas disampaikan kepada pihak kelurahan dan kepolisian.
Mendapat informasi tersebut anggota Polsek Balikpapan Barat beserta tim SAR gabungan langsung menuju lokasi yang diduga ditemukan sesosok tengkorak.
Namun sayangnya setelah dilakukan pencarian menggunakan speed boat milik anggota polisi, lokasi awal ditemukannya sesosok tengkorak tidak ditemukan, pasal saat dilakukan pencarian sekira pukul 15.00 wita kondisi air laut sudah mulai pasang.
"Kita akan melakukan pengecekan ke lokasi ditemukan dengan membawa saksi yang menemukan pertama," ujar Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa kepada Balikpapan Pos (Jawa Pos group), Rabu (30/11).
Kepada petugas, saksi Hanika menuturkan kronologis awal dirinya menemukan sesosok tengkorak. Dia mengatakan, malam sebelumnya dia bermimpi didatangi oleh almarhumah ibunya, dalam mimpinya dia bersama almarhum ibunya jalan-jalan ke hutan bakau dan menemukan sebuah dompet.
"Kata almarhum buang saja tas itu jangan diambil," ucapnya menirukan percakapan di dalam mimpinya.
Keesokan paginya, Hanika ingin makan kerang jenis burungan, dia pun langsung mengajak tetangganya untuk mencari burungan tersebut ke kawasan hutan bakau, tepatnya tidak jauh dari jembatan ulin sekira pukul 11.00 Wita. Belum jauh berjalan masuk ke hutan bakau yang saat itu kondisi laut sedang surut, dirinya dikejutkan dengan menemukan sesosok tengkorak dan dompet hitam di sampingnya.
"Pas saya lagi asik-asik mencari burungan ketemu tulang manusia ada tasnya, pas saya bongkar liat ada KTP-nya. Saya ingat pesan almarhum mama saya jangan ambil dompetnya ya saya biarkan, KTP-nya saja yang saya bawa baru saya laporkan," ujarnya.
Saat melakukan pencarian Hanika juga ikut dibawa sebagai penunjuk jalan, namun hingga sore, dan kondisi air laut sudah pasang membuat pencarian pun di hentikan.
Sementara itu, pemilik identitas yang ditemukan langsung dilakukan pencarian. Dalam identitas KTP tersebut tertulis nama Eliyana Sari (43) warga jalan Riko Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat. Setelah dilakukan pencarian ternyata nama di KTP tersebut masih hidup dan sedang berada di rumahnya. Dia pun kaget dengan ditemukan KTP miliknya yang sudah hilang sejak bulan Mei 2016 lalu.
"KTP saya ini hilang bulan Mei lalu pak, saya kecopetan di daerah Gunung Sari, dan saya sudah buat KTP baru," ujar Eliyana saat mendatangi Polsek Balikpapan Barat.
Meski demikian, pihak Kepolisian akan kembali melakukan pengecekan ulang agar jelas apa yang ditemukan oleh warga tersebut. "Sementara tidak ada korban yang ditemukan, yang punya KTP juga sudah kita panggil ke kantor untuk dimintai keterangan, kita akan pastikan lagi," tandas Putu. (pri/fab/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
