Jawa Pos Logo

Pemkab Kudus Ajak UKM Go Digital Melalui Semangat Gusjigang

JawaPos.com - Perkembangan teknologi digital turut andil dalam perekonomian di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan semakin menjamurnya Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memanfaatkan internet untuk membuka pasar yang lebih luas.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa tengah. Daerah yang mempunyai filosofi Bagus, Ngaji dan Dagang (Gusjigang) itu berharap para pelaku UKM lokal dapat mengembangkan strategi pemasaran, yang semula hanya dilakukan secara konvensional, dapat diperluas lagi dengan memanfaatkn fasilitas internet, sehingga mampu menembus pasar global.

Bupati Kudus Musthofa mengungkapkan, target Indonesia pada tahun 2020 adalah mencetak 1.000 digital technopreneur, 1 juta petani dan nelayan go digital, serta 8 juta UKM go digital.

Saat ini UKM berkontribusi 58 persen terhadap PDB nasional setiap tahun. Kendati demikian, Musthofa menyayangkan bahwa hanya 5 persen yang sudah go digital dari sekitar 56 juta UKM di Indonesia.

“Era digital yang memberikan ruang begitu luas bagi UKM untuk berkembang menuju pasar global, belum secara maksimal dimanfaatkan untuk kepentingan promosi dan pemasaran," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11).

Karena itu, pihaknya terus menggalakkan para pemain UKM agar Go Digital. Yakni dengan perspektif ekonomi Gusjigang. Filosofi tersebut, menurut Musthofa, bisa diartikan sebagai sebuah ajaran yang mengedepankan semangat kewirausahaan (dagang) dengan tetap menjunjung aspek integritas (bagus), dan religi (ngaji).


BERITA LAINNYA