Selasa, 25 Jul 2017
Finance

Efek Trump Hanya Jangka Pendek, Pasar Cari Keseimbangan Baru

Senin, 21 Nov 2016 22:31 | editor : Mochamad Nur

Vice President Development & Market Research Forex Time Ltd, Jameel Ahmad

Vice President Development & Market Research Forex Time Ltd, Jameel Ahmad (nas/JawaPos.com)

JawaPos.com – Kemenangan Donald Trump dalam kontestansi pemilihan presiden di Amerika Serikat (AS) sempat membuat guncangan pasar keuangan dunia, tak terkecuali Indonesia.

Saat itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk cukup dalam, sementara nilai tukar terus melemah, mengikuti trend pasar keuangan dunia.

“Kemenangan Trump memang sempat mengguncang perekonomian dunia. Saya kira pasar terus mencari keseimbangannya dan ini saya kira tidak berlangsung lama,” ucap Jameel Ahmad,  Vice President Development & Market Research Forex Time Ltd  dalam perbincangan dengan media massa di Jakarta Senin (21/11).

Ia mengungkapkan bahwa penurunan nilai tukar rupiah  terhadap dolar AS yang terjadi paska kemenangan Trump, juga dialami semua negara di dunia. “Indonesia masih beruntung dampaknya tidak terlalu berat dibanding negara lain seperti Malaysia, Korea Selatan,” katanya.

Sejauh pengamatan Jameel,perekonomian Indonesia masih menjanjikan ke depannya. 

“Indonesia masih bisa tumbuh 5 persen di tengah negara-negara lain yang hanya tumbuh tipis, bahkan tidak sedikit mengalami perlambatan,” katanya.

Indonesia sebagai negara  penghasil komoditas bahan mentah punya prospek yang cukup baik untuk  terus tumbuh ke depan.

“Indonesia tetap menjadi salah satu negara sasaran pemodal untuk menginvestasikan dananya di sini,” katanya.

Menurutnya, Indonesia adalah salah satu negara dimana pemerintah dan otoritas moneter bekerja beriringan dalam mendukung pengembangan investasi di dalam negeri.

“Kebijakan tax amnesty adalah salah satu kebijakan pemerintah yang sangat baik dalam mendukung tumbuhnya iklim yang kondusif,” imbuh Jameel.

Melihat trend perekonimian global dan potensi di dalam negeri, Ia yakin ekonomi Indonesia akan jauh lebih baik dibanding tahun ini.(nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia