Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 November 2016 | 02.11 WIB

Bang Ruhut Ketawa Termehek-mehek Lihat Survei LSI

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul - Image

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul

JawaPos.com - Elektabilitas petahana calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jeblok setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penistaan agama. 



Hal itu berdasarkan pada hasil Lingkaran Survei Indonesia (LSI).



Sontak, hal ini membikin sejumlah tim pemenangan Ahok-Djarot mengomentari miring soal lembaga survei ini. Salah satunya Ruhut Sitompul. 



Ruhut mengaku dirinya tertawa melihat hasil survei yang dikeluarkan oleh LSI itu. 



Menurut dia, lembaga yang dikepalai oleh Denny Januar Ali tidak independen karena mendukung salah satu pasangan calon gubernur DKI Jakarta.



"Aku ketawa termehek-mehek lihat LSI, kenapa enggak bikin saja Ahok enggak ada lagi yang dukung," ujar Ruhut kepada JawaPos.com, Sabtu (19/11).



Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, elektabilitas Ahok sesuai dengan hasil survei LSI sebesar 10,6 persen juga berbanding terbalik pada kondisi di lapangan. 



Ungkap Ruhut, setelah mantan Bupati Belitung Timur itu ditetapkan tersangka, dukungan malah semakin banyak.



"Di posko-posko kami setiap hari terima ribuan orang. Yang dulu cuma 100-200 sekarang sudah ribuan," katanya.



Dengan kenyataan di lapangan itu, pria yang dikenal dengan 'Poltak raja minyak dari Medan' itu optimis Ahok bisa menang satu putaran.



Mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.



"Ahok diobok-obok makin semua minta dia ditahan Ahok itu makin kinclong," pungkasnya.



Seperti d‎iketahui, dalam hasil riset surveinya LSI menempatkan pasangan Ahok-Djarot di urutan terbawah yakni 10,6 persen.



Posisi petahana ini, jauh di bawah pasangan Anies-Sandi yang memperoleh 31,9 persen. Sementara pasangan Agus-Sylvi menempel ketat di bawahnya dengan 30,9 persen.



Peneliti LSI, Ardian Sofa mengatakan apabila kondisi tersebut terus berlanjut maka bukan tidak mungkin pasangan Ahok-Djarot tereleminasi di putaran pertama pada Pilgub DKI Jakarta yang bakal diselenggarakan pada 15 Februari 2017 mendatang.(cr2/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore