
Pasangan Cagub DKI, Ahok-Djarot didampingi jubir Ruhut Sitompul
JawaPos.com - Hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) diragukan oleh Tim Pemenangan Ahok-Djarot.
Pasalnya dalam survey itu menyebutkan, bahwa pasangan calon nomor dua itu elektabilitasnya menurun drastis. Terusama setelah Basuki Tjahaja Purnama, sang calon gubernur kini menyandang status tersangka dalam dugaan kasus penistaan agama.
Anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Eva Kusuma Sundari mengaku tidak percaya dengan hasil survei yang dirilis oleh LSI itu. Menurut dia, masyarakat masih menginginkan mantan Bupati Belitung Timur bisa memimpin DKI Jakarta.
"Hasil itu gak cocok blusukan Ahok-Djarot yang makin meriah mendapat sambutan meski ada gangguan, acara penyampaian aspirasi tiap pagi di Rumah Lembang juga menunjukkan minat masyarakat makin tinggi," ujar Eva kepada JawaPos.com, Sabtu (19/11).
Oleh karena itu, anggota Komisi XI DPR ini menegaskan para tim pemenangan, simpatisan, relawan, pendukung termasuk Ahok dan Djarot sendiri tidak percaya adanya survei itu.
Sebab hal itu sangat berbanding terbalik dengan kondisinya di lapangan. "Kita ragukan independennya LSI," katanya.
Sementara, menurut Eva, lembaga survei yang dimotori oleh Denny JA juga pernah mengalami kesalahan pada tahun 2012 lalu.
Pada Pilkada 2012, LSI menyebut Fauzi Bowo akan menang di Pilgub DKI 2012. Namun kenyataanya malah dengan Joko Widodo (Jokowi) yang dipilih oleh masyarakat Ibu Kota. "Jadi enggak ngaruh. Kita makin semangat kampanye," pungkasnya.
Seperti diketahui, dalam hasil riset surveinya LSI menempatkan pasangan Ahok-Djarot di urutan terbawah yakni 10,6 persen.
Posisi petahana ini, jauh di bawah pasangan Anies-Sandi yang memperoleh 31,9 persen. Sementara pasangan Agus-Sylvi menempel ketat di bawahnya dengan 30,9 persen.
Peneliti LSI, Ardian Sofa mengatakan apabila kondisi tersebut terus berlanjut maka bukan tidak mungkin pasangan Ahok-Djarot tereleminasi di putaran pertama pada Pilgub DKI Jakarta yang bakal diselenggarakan pada 15 Februari 2017 mendatang.(cr2/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
