
Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok
JawaPos.com - Basuki Tjahaja Purnama kembali dipolisikan di Bareskrim Polri. Kali ini pria yang karib disapa Ahok itu dilaporkan oleh Advokat Cinta Tanah Air. Ahok disebut melakukan pencemaran nama baik dan fitnah ketika diwawancarai salah satu media asing.
Laporan itu teregister dengan nomor LP/1153/XI/2016/Bareskrim tanggal 17 November 2016. Adapun yang disangkakan adalah dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau fitnah sebagaimana Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.
“Hari ini saya dari ACTA Habiburrohman mendampingi salah satu anggota ACTA juga Herdiansyah. Kami melaporkan dugaan fitnah dan penghinaan yang diduga dilakukan oleh Bapak Basuki Tjahaja Purnama terkait pemberitaan di laman portal abcnews.au,” kata Habiburrohman di Bareskrim Polri, Kamis (17/11).
Dalam pernyataannya di portal itu, Ahok yang kini berstatus tersangka dalam kasus penistaan agama ini menuduh bahwa peserta aksi 4 November menerima uang.
"It is not easy you send more than 100.000 people. Most of then if you look at the news set they guard they monet 500.000 rupiahs. Artinya tidak mudah mengirim 100 ribu orang sebagain besar dari mereka apabila anda baca berita mereka mendapatkan uang 500 ribu rupiah,” begitu bunyi ucapan Ahok.
Menurut Habiburrohman hal itu tidak benar sekali tuduhan bahwa ada yang dikasi uang Rp 500 ribu. "Sedikit tidak mungkin apalagi sebagian besar. Pak Herdiansyah ini adalah salah satu orang yang ikut aksi pada 411. Beliau tergerak karena panggilan hati nuraninya sebagai rakyat Indonesia dan tidak sama sekali dibayar. Kita keberatan dengan pemberitaan tersebut dan bahkan ini ada filmya,” sambung dia.
Sementara Hendianysah mengatakan, Indonesia sebagai bangsa, diatur untuk mengemukakan pendapatnya di muka umum. “Dan saya tergerak untuk itu tapi saya difitnah dengan mengatakan saya dibayar 500. Pak Ahok, tolong tunjukkan siapa yang dibayar dalam aksi 4 November,” tegas dia.
Saat disinggung Ahok ketika menyampaikan ucapannya tidak menyebutkan nama, Herdiansyah berkelit bahwa dia adalah peserta aksi yang disebut Ahok. "Saya termasuk. Kalau Pak Ahok tahu siapa yang dibayar tolong tunjukkan siapa itu. Karena saya merasa itu dituduhkan ke saya karena saya adalah peserta akasi 411,” tukasnya. (elf/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
