
GEMBIRA: Raymond Roy Steven (kiri) dan Muhammad Farhan dari SDN 1 Rogojampi Banyuwangi bercanda setelah mendarat di bandara.
JawaPos.com- ”Welcome to San Francisco, everyone!’’ seru Ari Sufiati, USA program organizer, saat menyambut 20 scout cilik di terminal kedatangan Bandara San Francisco, California, AS, Selasa (15/11) waktu setempat atau kemarin WIB.
Dengan iPhone 7 Plus miliknya, Ari merekam obrolan dengan para anggota regu putri SDI Tompokersan, Lumajang, dan regu putra SDN 1 Rogojampi, Banyuwangi. Dia menyiarkannya via Facebook Live.
Para bocah itu terlihat menanggapi sejumlah pertanyaan dalam bahasa Inggris. Antusias sekali. Meski baru saja menempuh perjalanan lebih dari 24 jam dari Surabaya dengan pesawat China Airlines, mereka tetap bersemangat. Inilah kali pertama para juara tersebut menjejakkan kaki di Negeri Paman Sam.
Faridatul Mutmainah, pemimpin regu putri, menjelaskan singkat soal daerahnya, Lumajang. Regu putra tidak kalah antusias. Kemudian, Ari meminta beberapa Pramuka cilik untuk memperkenalkan diri. ’’My name is Muhammad Farhan Arief Ramadhan,’’ ucap anggota Pramuka penggalang dari SDN Rogojampi itu.
Ari lantas memberikan penjelasan singkat. Dalam budaya Amerika, jika ditanya nama, cukup menyebutkan nickname atau sapaan. ’’Atau, nama yang kalian ingin dipanggil,’’ ujar Ari.
Selama sepekan di San Francisco, scouts cilik akan memperluas wawasan budaya mereka. Setelah sambutan lewat obrolan singkat dengan Facebook Live, scouts cilik beserta para kakak pembina menuju bus. Mereka menginap di Holiday Inn Fisherman’s Wharf. Hotel itu tidak jauh dari Pier 39, dermaga wisata paling tersohor di San Francisco. Di hotel tersebut telah menanti nasi dengan ayam goreng. Ada sambal lezat juga.
’’Agak capek sih, tapi senang,’’ kata Prigel Kusumawardani, anggota regu putri SDI Tompokersan. Dua regu juara Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015–2016 bersama Antangin Junior Province Championship Jawa Timur itu sudah siap mengikuti program dalam sepekan mendatang.
Hari ini mereka bertamasya di Pier 39. Setelah menyaksikan keindahan dermaga, para peserta akan diajak mengunjungi Exploratorium. Di museum ilmu pengetahuan tersebut, mereka bisa menambah wawasan tentang sains. Para peserta juga akan bertemu Konjen RI di San Francisco Ardi Hermawan di Wisma Indonesia.
Waka Binamuda Kwarda Jatim Hariadi Purwantoro yang turut dalam rombongan juga tampak segar. Dia membenarkan bahwa jadwal untuk para scouts cilik memang cukup padat. ’’Namun, adik-adik amat semangat. Mereka siap mengikuti semua program,’’ katanya.
Hariadi mengatakan, setiap kegiatan akan menambah wawasan scouts. Juga, bekal untuk bisa menginspirasi yang lain agar berprestasi. Namun, lanjut Hariadi, scouts cilik tetap bisa bersenang-senang. ’’Jangan lupa, mereka ini kan juara. Hadiahnya jalan-jalan,’’ tuturnya. (sof/c15/roz)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
