Minggu, 22 Jan 2017
Ekonomi

Support Pangan Nasional, Kembangkan Padi Organik

Selasa, 15 Nov 2016 08:52

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com NGAWI – Salah satu lumbung padi nasional pantas disandangkan kepada Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. 

Sedikitnya 630 ribu ton beras yang surplus dikirim ke luar daerah itu untuk men-support kebutuhan pangan nasional.

“Produksi padi kita mencapai 783 ribu ton kering giling (KG), sedangkan konsumsi daerah cuma 150 ribu ton. Selebihnya kita kirim ke luar daerah,” kata Bupati Ngawi Ir Budi Sulistiyo saat panen raya padi organik  Kelompok Tani “Lawu Subur” di  Kabupaten Ngawi, seperti dikutip Indopos, Selasa (15/11).

Tahun ini, target produksi Ngawi memang terlampaui. Dari target 770 ribu ton, realisasinya mencapai 783 ribu ton. 

Kenaikan produksi padi ini salah satunya disebabkan bertambahnya luas areal sawah yang ditanami, yang melampaui target 50.197 hektare.

Produksi beras yang surplus, selain dipasok untuk kebutuhan beberapa daerah di Jawa Timur, juga dikirim ke luar provinsi, seperti DKI Jakarta, bahkan sampai ke Sumatera. 

“Kita telah menjadi salah satu sentra produksi padi nasional,” kata politisi PDIP itu.

Selain itu, Ngawi juga tengah menggalakkan penanaman padi organik. Salah satunya yang terletak di Dusun Gatak. Ada seluas 20 hektare sawah telah siap panen di daerah yang terletak di kaki Gunung Lawu tersebut. “Ini panen yang ketiga petani daerah ini,” kata Sulistiyo.
(riz/nas/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia