Sabtu, 19 Aug 2017
Finance

Sempat Terhentak Pengumuman Pilpres AS, IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini

Kamis, 10 Nov 2016 07:58 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok JPNN)

JawaPos.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  dalam perdagangan saham hari ini, Kamis (10/11) diprediksi kembali normal seiring dengan redahnya kekhawatiran dan isu terkait agenda pilpres di Amrika Serikat (AS).

"IHSG diperkirakan berpeluang rebound pada perdagangan hari ini dan akan kembali fokus pada isu kenaikan tingkat bunga di AS menjelang akhir tahun ini," ujar analis pasar modal First Asia Capital Securities, David Sutyanto di Jakarta, Kamis (10/11).

IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak di support 5380 hingga resisten di 5450 berpeluang rebound.  

Pada perdagangan saham kemarin,   indeks  bergerak fluktuatif seiring fokus pasar pada hasil perhitungan suara pemilihan presiden (pilpres) di AS. 

Posisi Trump yang memimpin perolehan suara atas Clinton telah menekan perdagangan saham di pasar Asia kemarin termasuk imbasnya ke perdagangan saham di Indonesia. 

IHSG kemarin sesi pertama sempat tutup di 5358,197 atau melemah 112,484 poin (2,06%) sebelum akhirnya koreksi membaik di sesi dua setelah Trump dipastikan menang atas Hilary Clinton. 

IHSG akhirnya tutup koreksi 56,360 poin (1,03%) di 5414,321. Nilai tukar rupiah kemarin sempat melemah hingga hampir Rp13190 sebelum tutup di Rp13127 di sesi sore. 

Sedangkan harga emas kemarin siang sempat melonjak 4,5% di pasar Asia ke USD1333,56/t.oz merespon keunggulan Trump. 

Di tengah koreksi sejumlah saham unggulan, aksi beli selektif mewarnai saham pertambangan logam, baja, dan sebagian saham batubara. Pelaku pasar juga berspekulasi atas saham grup MNC menyusul terpilihnya Trump sebagai Presiden AS. 

Sementara di bursa global tadi malam, pasar saham justru merespon terpilihnya Trump sebagai presiden ke 45 di AS dengan melakukan aksi beli setelah sempat diliputi kekhawatiran. Indeks saham di Uni Eropa, Eurostoxx akhirnya menguat 1% di 3056,29. 

Di Wall Street semua indeks saham utama melanjutkan rally. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 1,4% dan 1,1% di 18589,69 dan 2163,26. 

Janji Trump untuk meningkatkan pengeluaran belanja anggaran pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi telah mendorong rally harga komoditas logam dan mengangkat harga saham terkait sektor tersebut. 

Pasar juga meyakini Trump akan lebih mudah mengeluarkan regulasi-regulasi yang ramah terhadap investor mengingat Kongress juga dikuasai sama Republik. Harga minyak tadi malam di AS naik 0,78% di USD45,33/barel.(cr1/nas/JPG)         

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia