Rabu, 26 Jul 2017
Ekonomi

Marak Pengembangan Konstruksi, Indonesia Jadi Incaran Pemodal dan Pekerja Asing

Selasa, 08 Nov 2016 20:43 | editor : Mochamad Nur

Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono

Menteri PUPR M Basuki Hadimuljono (Dok JPNN)

JawaPos.com- Indonesia telah menjadi raksasa pasar jasa konstruksi di Asia Tenggara dengan nilai  mencapai Rp 3.471 triliun. Besarnya potensi ini telah mendorong masuknya minat asing untuk masuk ke Indonesia, balik untuk menanamkan modalnya maupun para pencari kerja.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong pekerja konstruksi nasional untuk terus meningkatkan kemampuannya dan melakukan sertifikasi.

“Saudara sekalianlah yang akan menentukan arah pembangunan infrastruktur kita. Dan harus diingat, harus bersertifikat, karena dengannya saudara sekalian bisa maju dan berkompetisi dengan pekerja luar negeri,”  ujar Basuki di ajang lomba pekerja konstruksi 2016 di Jakarta, Selasa (8/11).

Menteri Basuki didampingi oleh Dirjen Bina Konstruksi Yusid Toyib memberikan semangat kepada para pekerja yang menjadi ujung tombak pembangunan konstruksi.

Menurutnya dengan memperoleh sertifikasi dapat menjadi modal untuk para pekerja konstruksi terjun dan diakui di dalam pekerjaan konstruksi.

“Bagi tenaga kerja konstruksi, sertifikat ini seharusnya menjadi modal Anda untuk mendapatkan pekerjaan. Tanpa sertifikat tidak boleh sembarangan orang melakukan pekerjaan kosntruksi” tambah Basuki.

Perlombaan ini dilakukan untuk memberikan apresiasi sekaligus memberi penekanan pentingnya sertifikasi pekerja konstruksi sekaligus sebagai bagian dari rangkaian Konstruksi Indonesia 2016.

Lomba Pekerja Konstruksi 2016 ini diikuti oleh 427 orang peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, dengan masing-masing mengirimkan 15 orang perwakilannya yang akan mengikuti lomba pekerja konstruksi tingkat nasional.

Sebelumnya, Dirjen Bina Konstruksi, Yusid Toyib telah membuka secara resmi perlombaan pekerja konstruksi tingkat nasional  di Balai Material dan Peralatan Jakarta, Jl. Dr. Suratmo No 1 Jakarta Pusat.(nas/JPG) 

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia