
SAR: Tim gabungan dalam kasus tenggelamnya kapal general cargo Dewaruci Perkasa mengevakuasi jenazah salah seorang pengawaknya.
JawaPos.com – Tangis Juprianto langsung pecah Kamis (3/11). Kadet kapal general cargo Dewaruci Perkasa yang selamat itu menangis ketika melihat sosok temannya, Andri Ari Laksamana –biasa dipanggil Andre Saragih– membujur kaku.
Tubuh pemuda 20 tahun itu ditemukan mengambang sekitar 200 meter dari lokasi tenggelamnya Dewaruci Perkasa di sekitar 4 mil laut dari Pelabuhan Semen Gresik.
Kini penyidik Polair Polres Gresik mencari dugaan unsur kelalaian dalam kasus tenggelamnya kapal tersebut.
Sebelumnya, kapal berbobot 588 gross tonnage (GT) itu mengangkut seribu ton semen. Kamis itu adalah hari ketiga kapal tersebut tenggelam.
Pukul 05.15, petugas SAR mendapat kabar soal benda mengambang sekitar 200 meter dari lokasi kapal tenggelam. Kabar itu berasal dari nelayan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian.
Tim gabungan yang terdiri atas Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Gresik, Polisi Air Polres Gresik, Badan SAR Nasional (Basarnas), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah meluncur lebih pagi daripada dua hari biasanya.
Mereka langsung mendekati lokasi untuk memastikan kabar tersebut. Ketika didekati, petugas melihat sosok manusia dalam kondisi tengkurap. Masih mengenakan pakaian lengkap.
Bajunya kotak-kotak warna biru tua. Celananya jins. Petugas langsung meyakini bahwa jenazah itu adalah salah seorang di antara empat awak kapal nahas yang hilang.
”Kami membantu melakukan evakuasi,” ujar Humas Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik Nanang Afandi di Pelabuhan Gresik.
Jasad korban kemudian diangkut ke mobil Dokkes Polres Gresik menuju kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik untuk diidentifikasi.
Terlihat di lokasi evakuasi Kepala KSOP Gresik Capt Hermanta, Wakapolres Gresik Kompol Moh. Nurhidayat, Kapolsek KPPP AKP Suyatmi, dan sejumlah anggotanya.
Mereka belum bisa memastikan identitas jasad tersebut. Identitas korban mulai terang ketika tim identifikasi Satreskrim Polres Gresik bersama Kasatpolair Gresik AKP Panji P. Wijaya menggeledah pakaian jenazah.
Mereka menemukan kartu mahasiswa dan kartu tanda penduduk dalam dompet. Kemudian, gelang di tangan korban. Polisi mulai meyakini bahwa korban adalah Andri Ari Laksamana.
Nama panggilannya Andre Siregar. Dia merupakan mahasiswa semester VI Akademi Maritim Cirebon (AMC). Penemuan korban itu semakin menggairahkan tim SAR dalam melakukan pencarian.
Sebab, mereka yakin bahwa tiga korban lain, yakni Andri, Laodi Deolo, dan Pendi, masih berada di dalam kapal yang hendak menuju Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
