Jawa Pos Logo

IHSG Diprediksi Kembali  Terkoreksi Hari Ini

JawaPos.com- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Jumat (4/11) diprediksi akan cenderung terkoreksi menyusul naiknya risiko pasar terkait dengan aksi demo yang akan digelar hari ini di Jakarta.

" IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 5300 dan resisten di 5350," ujar analis First Asia Capital  Securities, David Sutyanto di Jakarta, Jumat (4/11).

Pelaku pasar diperkirakan  lebih banyak wait and see. Namun,  pemodal bisa memanfaatkan koreksi untuk mengakumulasi sejumlah saham sektoral yang mencatatkan kinerja fundamental kuat seperti di sektor telekomunikasi, konsumsi, perdagangan ritel, dan tambang.    

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 65,953 poin (1,4%) di 5329,502. Ini merupakan posisi penutupan IHSG terendah sejak perdagangan 21 September lalu.

Hampir seluruh saham sektoral tertekan. Selain dipicu sentimen global yang kurang kondusif, meningkatnya resiko pasar saham turut dipicu sejumlah isu domestik,  terutama terkait aksi demonstrasi massa  Jumat (4/11) ini yang menuntut proses hukum atas dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. 

Dari eksternal, pasar kawasan terimbas sentimen negatif dari Wall Street terkait dengan agenda pilpres di AS 8 Nopember mendatang yang menempatkan kandidat Trump unggul tipis berdasarkan pooling Washington Post sebelumnya.
Menjelang akhir tahun, pasar juga turut dikhawatirkan dengan agenda The Fed yang kemungkinan menaikkan tingkat bunganya seiring perkembangan positif perekonomian negara adidaya tersebut.

Namun koreksi ini dinilai bersifat sementara menyusul perkembangan ekonomi domestik yang cenderung membaik.(nas/JPG)


BERITA LAINNYA