
Ilustrasi
JawaPos.com - Selain mengungkap kasus pungutan liar di Pelabuhan Tanjung Perak Jawa Timur, Satgas Dwelling Time Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri juga melakukan penyitaan uang.
Sebelumnya sempat disita dari Direktur Operasional PT Pelindo III Rahmat Satria uang Rp 4,5 miliar. Kali ini nilainya lebih fantastis yakni Rp 15 miliar.
"Tambahan lagi hari ini kita menyita uang yang ada di dalam rekening totalnya 17 rekening tempat uang ini dikelola sebesar Rp 15 miliar," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya, Rabu (2/11).
Agung menjelaskan 17 rekening ini berasal dari rekening penampung pungutan liar dan rekening penerima hasil pungutan liar tersebut. Adapun modus operandi dari pungutan liar ini, PT Pelindo III bekerjasama dengan perusahaan palsu yakni PT Ankara.
Perusahaan inilah yang melakukan pungutan liar terhadap kontainer yang akan keluar dari pelabuhan pasca bongkar muat dilakukan. Selanjutnya uang itu disetorkan kepada PT Pelindo III.
Agung menjelaskan, dana Rp 15 miliar yang ditemukan dari 17 rekening itu akan ditelusuri asal usulnya. Menurutnya, setiap bulan PT Ankara ini menghimpun antara Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar kemudian didistribusikan oleh pihak-pihak tertentu.
"Ini yang sedang kita dalami yang kita tahu ini adalah pungli yang jadi target kita untuk bersihkan di semua wilayah pelabuhan," katanya.
Sejauh ini, penyidik baru menetapkan dua tersangka yakni Direktur PT Ankara Augusto Hutapea dan Direktur Operasional PT. Pelindo III Rahmat Satria. Mereka diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap perusahaan yang melakukan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak. (elf/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
