
Ilustrasi
JawaPos.com - Satgas Dweling Time bentukan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membongkar kasus pungutan liar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dari pengungkapan itu, tim menangkap seseorang berpangkat direktur.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Agung Setya mengatakan dari hasil pengungkapan pertama sekira dua pekan yang lalu, ditangkap Direktur PT Ankara, Augusto Hutapea.
"PT Ankara ini adalah perusahaan yang dibuat sebagai perusahaan topeng untuk bisa memungut pungutan liar di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak," kata Agung di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/11).
Jenderal bintang satu ini menjelaskan, PT Ankara mengoperasionalkan kontainer yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Perak seakan-akan bekerjasama dengan satu institusi di pelabuhan dan mensyaratkan setiap kontainer harus menyerahkan dana Rp 500 ribu.
"Dana terkumpul dan kemudian disalurkan kepada pihak-pihak tertentu di sana," ucap dia.
Dana yang terkumpul dari PT Ankara lalu diserahkan kepada salah satu pihak yakni Direktur Operasional PT Pelindo III Rahmat Satria.
"Dana itu, kita juga menemukan diserahkan ke RS. Dari RS sudah kita sita uang Rp 600 juta saat menggeldah Selasa 1 November 2016," katanya.
Dari hasil pengembangan kasus, diketahui RS sudah menerima dana sejak 2015 hingga 2016 sekira Rp 3,9 miliar. "Semua kita sita jadi totalnya ada Rp 4,5 miliar," jelasnya.
Atas kasus ini, baik Rahmat Satria dan Augusto Hutapea ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana pemerasan. (elf/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
