
BEDA: Rurik Jutting (dua dari kiri) sebelum masuk ruang sidang.
JawaPos.com – Teror yang dilakukan Rurik Jutting, bankir Inggris pembunuh dua perempuan Indonesia, benar-benar brutal. Sangking brutalnya, salah seorang korban Sumarti Ningsih, tidak bisa berpikir jernih untuk kabur dari apartemen pelaku.
Terungkap dalam sidang yang dihelat di Hongkong, Rabu (2/11), Sumarti sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri dari cengkraman Jutting. Kesempatan itu datang ketika Jutting pergi keluar untuk beli kokain dan alkohol. Namun, perempuan yang bekerja sebagai pekerja seks komersial itu terlalu takut untuk kabur.
Tidak hanya sekali kesempatan melarikan diri itu datang. Perempuan 23 tahun itu juga bisa melepaskan diri saat Jutting tidur. Namun, itu tidak dilakukan. Selain itu, dalam salah satu kesempatan, Jutting pernah menyerahkan pisau yang digunakan untuk menggorok leher Sumarti kepada Sumarti. Tetapi, pisau itu diberikan kembali kepada Jutting.
Sumarti adalah korban pertama Jutting. Dia disekap selama tiga hari sebelum akhirnya dibunuh dengan sadis. Tubuhnya dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam koper. Koper itu kemudian diletakkan begitu saja di balkon apartemen Jutting yang mewah.
Dr Kavin Chow Kit-Wan, psikiater negara yang ditunjuk tim jaksa penuntut umum mengatakan kalau Jutting beberapa kali keluar apartemennya. ”Jutting mengatakan kalau Sumarti tidak pergi ketika dia pergi beli kokain dan alkohol dan tidak pergi juga saat dia ketiduran,” kata Chow. ”Jutting malah menyuruh Sumarti untuk pergi tetapi dia tidak mau dan ketakutan,” tambahnya.
Berdasar pemeriksaan Chow, Jutting memang memiliki gangguan psikologis. Namun ada diagnosis yang berbeda dari dugaan psikiater sebelumnya, Dr Richard Latham, yang ditunjuk tim pembela Jutting.
Latham mengatakan kalau Jutting melakukan kejahatan sadis itu karena tidak bisa mengontrol dirinya akibat pengaruh kokain plus alkohol dan ditambah semua gangguan pikologis yang diidapnya. Tetapi, Chow memaparkan sebaliknya. Kata Chow, berdasar bukti-bukti, meskipun kontrol diri Jutting teracuni alkohol dan kokain, Jutting memahami konsekuensi dan akibat dari pembunuhan tersebut. (Daily Mail/SCMP/tia)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
