Minggu, 23 Apr 2017
Finance

Iklim Perdagangan Kian Bergairah, Bupati Minta Perbankan Gaet Pengusaha

Kamis, 27 Oct 2016 09:39

RESMIL Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bercanda dengan Ketua DPRD Gresik Abdul Hamid dan Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik Letkol Arm Hendro Setyadi di sela-sela pembukaan kantor kas (KK) BNI Rabu (26/10) di kompleks Green Garden.

RESMIL Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bercanda dengan Ketua DPRD Gresik Abdul Hamid dan Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik Letkol Arm Hendro Setyadi di sela-sela pembukaan kantor kas (KK) BNI Rabu (26/10) di kompleks Green Garden. (Eko Hendri/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Pertumbuhan ekonomi sedang bergairah. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyebut tingkat pertumbuhan ekonomi wilayah yang dipimpinnya mencapai angka 6,57 persen.

Hal tersebut tidak terlepas dari sektor perdagangan. Orang nomor satu di Gresik itu mengajak perbankan dan pengusaha untuk meningkatkan investasi dan perekonomian.

’’Kami mendukung perbankan untuk mendekati pengusaha. Pemilik ruko yang kaya-kaya itu perlu diajak mengembangkan Gresik,’’ jelasnya. Dia optimistis investasi di Kota Pudak terus bertambah.

Berdasar data Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Gresik, sepanjang semester I 2016, terdapat 1.476 dokumen pengajuan SIUP (surat izin usaha perdagangan) yang masuk ke instansi tersebut.

Pemohonnya bukan hanya perseorangan, namun juga badan usaha berbentuk perseroan terbatas (PT), koperasi, dan CV (commanditaire vennootschap).

Ada tiga jenis usaha perdagangan yang menunjukkan tren kenaikan jumlah peminat. Selain makanan dan minuman (mamin), masyarakat gencar memburu laba pemasaran pakaian.

Selain itu, banyak penduduk Kota Giri yang mencari nafkah dengan menjual bahan konstruksi. ’’Usaha-usaha tersebut harus terus didukung agar tambah besar. Jumlahnya pun kian banyak,’’ kata Sambari.

Hal itu diungkapkan di sela-sela pembukaan kantor kas (KK) Bank BNI di kompleks ruko Green Garden Rabu (26/10). Selain bupati, ada Ketua DPRD Gresik Abdul Hamid dan sejumlah forpimda lainnya.

Mereka sepakat mengembangkan potensi bisnis di Gresik. CEO PT BNI Tbk Kantor Wilayah Surabaya Risang Widoyoko menyatakan kesediaannya mengembangkan bisnis ritel modern.

’’Sejak Januari–September, kami mengucurkan kredit usaha rakyat (KUR) ritel untuk kategori menengah sebesar Rp 10,4 triliun. Sekitar 10 persen dari jumlah tersebut terserap di Gresik,’’ ungkapnya.

Dia juga menuturkan, saat ini pertumbuhan ritel modern di Gresik cukup pesat. Pendirian apartemen dan mal memengaruhi perkembangan kota. Selain itu, pusat perbelanjaan berbentuk ruko modern terus menjamur.

Kota Giri menjadi salah satu daerah yang memiliki pusat bisnis dan perbelanjaan yang cukup banyak. Hal itu bisa dilihat dari berkembangnya perumahan-perumahan di Gresik. Saat ini pasar modern tumbuh subur.

’’Perdagangan menengah memang menggiurkan. Misalnya, pengusaha-pengusaha kelas menengah yang menyokong aktivitas industri,’’ ucap Risang.

Dia mengungkapkan, saat ini jumlah pelaku usaha di segmen tersebut cukup banyak. Begitu juga pelaku usaha yang menawarkan jasa distribusi, konstruksi, dan penyedia alat produksi. (hen/c5/ai/sep/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia