Jumat, 28 Jul 2017
Bisnis

Infrastruktur Dorong Pengembangan Industri Logam dan Baja Indonesia

Selasa, 25 Oct 2016 19:52 | editor : Mochamad Nur

Pemeran Logal dan Baja Indometal

Pemeran Logal dan Baja Indometal (Istimewa)

JawaPos.com – Sektor  industri logam dan baja terus tumbuh di tanah air seiring kebijakan  pemerintah mendorong pengembangan infrastruktur.

Pertumbuhan ini juga dipicu oleh naiknya permintaan logam dan baja di Indonesia dan  kawasan Asia Tenggara.

“Indometal hadir untuk memenuhi kebutuhan para pelaku industri seiring  dengan naiknya permintaan di sektor baja, aluminium, tembaga, kobal, nikel, dan logam lain di Indonesia dan Asia Tenggara," kata Managing Director dari Messe Düsseldorf Asia, Gernot Ringling dalam Pameran Indometal di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/10).

Pemerintahan Jokowi-JK telah komit untuk mengembangkan infrastruktur. Setidaknya akan ada 30 proyek infrastruktur utama akan dikerjakan dari tahun 2016-2019. 

Investasi senilai Rp 5.519 triliun untuk  proyek-proyek seperti jalan tol Trans-Sumatera, 2818 kilometer sepanjang Sumatera, tiga proyek sanitasi air di Jakarta dan  Jawa Timur serta MRT (Mass Rapid Transit) yang menghubungkan wilayah Jakarta dari Utara sampai Selatan.

Managing Director dari WAKENI Rini Sumardi mengatakan menyambut tahun 2020, Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan GDP melebihi  USD 1 juta triliun.

Ini, katanya  akan membuka jalan untuk para pemain dari internasional untuk masuk ke Indonesia. 

"Hal tersebut membuat Indometal 2016 menjadi titik fokus bisnis yang menjembatani perusahaan terkemuka dari industri kepada para insinyur, professional dan industri terkait di sektor logam dan baja," ungkap Rini.(cr1/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia