Rabu, 26 Jul 2017
Properti

PNS Peminat Terbesar Apartemen, Beli Tunai untuk Investasi

Selasa, 25 Oct 2016 08:31 | editor : admin

DIMINATI: Salah satu apartemen yang dibangun di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo.

DIMINATI: Salah satu apartemen yang dibangun di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo. (Guslan Gumilang/Jawa Pos/JawaPos.com)

JawaPos.com – Mahalnya harga rumah membuat warga Kota Pudak terpikat dengan apartemen.

Kalangan PNS dan karyawan BUMN mendominasi pembelian. Mereka antusias untuk tinggal dan berinvestasi pada hunian vertikal tersebut.

’’Sebanyak 60 persen pembeli apartemen merupakan kalangan pegawai yang mapan dan berpenghasilan tetap. Yakni, PNS dan karyawan BUMN,’’ ungkap General Manager PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) Ryan Sudrajat saat ditemui di kantornya Senin (24/10).

Dia menilai daya beli masyarakat terhadap properti cukup tinggi. ’’Banyak PNS yang membeli secara tunai,’’ lanjutnya.

Keinginan untuk membeli hunian vertikal, lanjut dia, tidak hanya dipengaruhi kebutuhan tempat tinggal. Penjualan properti terus meningkat seiring dengan gereget masyarakat untuk berinvestasi.

Banyak pembeli apartemen yang sengaja berinvestasi untuk anaknya. ’’Warga Gresik kaya-kaya. Banyak konsumen yang membeli lebih dari satu unit,’’ ungkapnya.

Ryan menyatakan, PT BNRP membangun dua tower apartemen di Kota Pudak. Masing-masing tower terdiri atas 770 unit. Developer membangun dua tipe. Yakni, satu dan dua bed.

’’Pembeli banyak membidik dua bed meski harganya lebih tinggi,’’ ujarnya. Dia memastikan bahwa semua unit di tower A terjual. Sementara itu, tower B sudah laku 40 persen.

Dia optimistis barang dagangannya terjual habis. ’’Adanya icon mall yang akan dibangun turut mendongkrak penjualan apartemen,’’ imbuhnya.

Menurut dia, prospek penjualan apartemen di Gresik sebenarnya tidak kalah dari kota besar lainnya. Dalam tiga bulan terakhir, antusiasme masyarakat terus bertambah.

Hal tersebut terlihat dari data penjualan. Berdasar data PT RBNP, 60 persen pembeli apartemen merupakan warga asli Kota Giri. Sisanya berasal dari beberapa daerah di Jatim.

Saat ini, lanjut dia, banyak peminat apartemen yang berasal dari perusahaan. Banyak pelaku industri yang sengaja membeli hunian untuk mes pekerja.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan langkah menyejahterakan pekerja. Ryan melihat pertumbuhan industri Gresik sebagai lahan yang prospektif.

Saat ini banyak pelaku usaha yang mulai merambah pasar ekspor. Sementara itu, jumlah pekerja industri cukup banyak.

Kondisi tersebut dimanfaatkan sebagai peluang usaha pada sektor properti. Apalagi, kebutuhan hunian tergolong tinggi. (hen/c16/ai/sep/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia