Jawa Pos Logo

Pipa Bocor, Lapindo Matikan Sumur Tanggulangin 5
BERITA TERKAIT

JawaPos.com – PT Lapindo Brantas melakukan shut-in (mematikan sumur secara manual) terhadap sumur Tanggulangin (TGA) 5. Ini menyusul kebocoran pada pipa penyalur distribusi menuju ke gas plant yang ada di TGA 3. Meskipun demikian, Lapindo Brantas menjamin pasokan untuk jaringan gas (jargas) bagi warga tidak terganggu karena, langsung dialihkan ke sumur TGA 1 dan TGA 2.

“Meski ada sumur yang terpaksa shut-in, tetapi pasokan untuk program jargas tidak terganggu. Kami pasok gas dari sumur lain. Kami saat ini sedang bersiap memperbaiki pipa yang bocor agar sumur TGA 5 segera berproduksi kembali,” kata Vice President Operation PT Lapindo Brantas Inc Harsa Harjana, Minggu (23/10).

Penjelasan itu disampaikan menyusul kekhawatiran warga bahwa pasokan gas untuk program jargas bakal mengalami gangguan. Saat ini, Pertagas sedang menuntaskan program jargas sekitar 3.850 sambungan rumah (SR) untuk warga Tanggulangin, Sidoarjo. Gas program jargas itu diambilkan dari sumur Lapindo Brantas yang ada di Tanggulangin.

Harsa menjelaskan, pipa yang bocor ada di bawah aliran sungai yang mengalir di Desa Kalidawir. Dugaan sementara, pipa yang bocor ada pada bagian ujung pipa di bawah air sungai, tepatnya pada kedalaman 2 meter dari dasar sungai.

“Diduga, kebocoran itu akibat ada timbunan air yang terbawa gas pada bagian pipa yang berbentuk ‘U’. Karena itu, kami tidak akan memperbaiki pipa lama yang ada di bawah sungai. Tetapi mengganti dengan pipa baru dan memindahkan posisinya menjadi di atas sungai,” kata Harsa.

Harsa menjelaskan, kebocoran pipa itu terjadi pada 15 Oktober lalu, tepatnya sekitar pukul 22.00. Saat itu Marsam, warga Kalidawir, melihat ada buble dan air muncrat bersama endut dari sungai.


BERITA LAINNYA