Jawa Pos Logo

Setelah Pengampunan Pajak, Anggito Abimanyu Usulkan Tax Havens

JawaPos.com BATAM - Program pengampunan pajak (tax amnesty) tahap pertama yang mendapat respons positif dari masyarakat, Pakar Ekonomi Bisnis dari Universitas Indonesia (UI), Anggito Abimanyu menyusulkan pemerintah menerapkan program tax havens (suaka pajak).

Menurut mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu kebijakan itu layak berdampingan dengan kebijakan pengampunan pajak dan konsep Free Trade Zone (FTZ). Tujuannya pasti untuk meningkatkan aliran dana masuk ke Indonesia.

"Batam merupakan kawasan perdagangan bebas sehingga memberikan banyak kemudahan kepada para investor. Secara lokasi pun, Batam memenuhi kriteria," ujar Anggito Abimanyu dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (21/10).

Anggito menjelaskan, Tax Havens didefinisikan sebagai suatu negara atau wilayah yang mengenakan pajak rendah atau tidak sama sekali. Negara yang menerapkan tax havensjuga menyediakan tempat yang aman bagi simpanan untuk menarik modal masuk.

Disebutkannya, wacana Tax Havens pernah dimunculkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan tujuan menarik dana perusahaan Indonesia yang melakukan aktivitas bisnis di luar negeri.

Pada umumnya, negara tax havens memiliki kawasan khusus perbankan atau biasa dikenal sebagai offshore banking.


BERITA LAINNYA