Jawa Pos Logo

Pembahasan UMP Jakarta 2017 Ditunda Pekan Depan

JawaPos.com - Sidang Dewan Pengupahan DKI Jakarta berlangsung alot. Bahkan belum menemui titik terang untuk besaran angka Upah Minimum Provinsi (UMP) Tahun 2017. Besaran UMP sendiri nantinya akan direkomendasikan kepada Gubernur DKI Jakarta.

Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, sejak pagi tadi sudah dilaksanakan rapat setengah kamar antara unsur pengusaha dan buruh juga pemerintah. Namun belum menemukan kesepakatan.

Selama sidang berlangsung, kata Sarman, demo buruh marak di depan kantor Disnaker untuk menyuarakan agar UMP naik sesuai aspirasi mereka.

"PP (Peraturan Pemerintah) 78 tahun 2015 ini (sebenarnya) sudah sangat adil memberikan kepastian kepada pengusaha dan buruh," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (19/10).

Tetapi, karena sampai pukul 18.00 WIB tidak menemukan kata sepakat, akhirnya diputuskan Sidang Dewan Pengupahan ditunda dan akan dilanjutkan Senin (24/10) pekan depan.

Karena itu, diharapkannya, sidang dewan pengupahan DKI Jakarta minggu depan dapat memutuskan besaran UMP 2017. Sehingga, selanjutnya dapat direkomendasikan kepada Gubernur DKI Jakarta.

"Dan selanjutnya ditetapkan UMP 2017 tanggal 1 November 2016 sesuai dengan peraturan yang berlaku," tandas Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta itu. (uya/JPG)


BERITA LAINNYA