Jumat, 20 Jan 2017
JPG Today

Dua Perwira Tinggi TNI di Jatim Tutup Tentara Manunggal Membangun Desa

Kamis, 20 Oct 2016 00:00

Ariawan (tengah) menerima kalungan untaian bunga didampingi Bupati Bondowoso Amin Said Husni (kanan) setelah menutup TMMD ke-97, Rabu (19/10), di alun-alun Raden Bagus Asra, Bondowoso.

Ariawan (tengah) menerima kalungan untaian bunga didampingi Bupati Bondowoso Amin Said Husni (kanan) setelah menutup TMMD ke-97, Rabu (19/10), di alun-alun Raden Bagus Asra, Bondowoso. (Dispen Armatim for JawaPos.com)

JawaPos.com – Jajaran TNI di wilayah Jawa Timur saling berbagi dalam kegiatan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) 2016. TMMD Jatim edisi ke-97 (periode II 2016) tersebar di lima daerah.

Antara lain, Pacitan, Bondowoso, Gresik, Kab Blitar, dan Kota Kediri. Kegiatan yang berlangsung sejak 20 September atau sebulan lalu resmi berakhir Rabu (19/10).

Dua perwira tinggi TNI di Jatim berkesempatan menutup TMMD ke-97 di lokasi berbeda. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana memimpin penutupan program mabes TNI itu di Pacitan.

Sedangkan Kepala Staf Koarmatim Laksma TNI I.N.G. Ariawan memungkasi di Bondowoso. Ariawan mewakili Panglima Armatim Laksda TNI Darwanto.

Yang menarik, Pacitan merupakan salah satu daerah dengan potensi maritim laut selatan menjadi fokus TMMD kali ini di bawah komando TNI AD.

Konsentrasi itu juga terkait dengan visi laut Indonesia sebagai poros maritim dunia sebagaimana doktrik pemerintahan Presiden RI Joko Widodo.

Sebaliknya, Bondowoso merupakan satu daerah tapal kuda di antara beberapa kabupaten di Jatim yang tidak memiliki garis pantai maupun laut menjadi perhatian komando utama operasi TNI AL.

Bahkan, sebagian wilayah Bondowoso merupakan daerah dataran tinggi. Ariawan resmi menutup pelaksanaan TMMD bertempat di alun-alun Raden Bagus Asra, Bondowoso.

‘’Sebulan lamanya para prajurit TNI, peerintah daerah, dan segenap komponen masyarakat bekerja sama dengan penuh kebersamaan,’’ kutip Ariawan saat membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono selaku penanggung jawab operasional TMMD ke-97.

Sebagaimana kegiatan bertema ”Dengan Semangat Kemanunggalan dan Kebersamaan Lintas Sektoral serta Lintas Komponen Bangsa kita Tingkatkan Percepatan Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat”, dilandasi semangat gotong royong menyelesaikan program.

Khusus TMMD di Bondowoso, terang pati bintang satu itu, dilangsungkan di Dusun Kepek, Desa Solor, Kecamatan Cerme.

Keberhasilan yang dibukukan di antaranya, membangun jalan sejauh 900 meter, pengeprasan jalan sepanjang 547,64 meter, pendirian masing-masing 1 unit pos kamling dan gapura, serta pembuatan 2 unit MCK.

‘’TMMD merupakan sinergitas TNI dan masyarakat dengan membantu pemerintah dalam menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur serta mengakselerasi program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,’’ tegas Ariawan sebagaimana dilansir Dispen Armatim. (sep/JPG)

 TOP
©2016 PT Jawa Pos Group Multimedia