Senin, 27 Feb 2017
Hukum

Menkumham Sebut Tidak Mudah Temukan Dokumen TPF Munir

Rabu, 19 Oct 2016 22:00

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly (Dok JPNN)

JawaPos.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyebut sulit untuk mencari laporan akhir tim pencari fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir Said Thalib.‎ 

Pernyataan itu dilontarkan menyikapi permintaan desakan Suciwati, istri aktivis HAM itu.

Dia menegaskan, pemerintah yang dikoordinir Jaksa Agung M Prasetyo tengah berupaya menemukam dokumen tersebut. 

"Kita berupaya kok, Pak Jaksa Agung saya tahu berupaya untuk itu, hanya kan enggak mudah," ujar Yasonna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10).

Soal keberlanjutan proses hukum kasus Munir, Yasonna mengatakan bukan ranahnya untuk menindaklanjuti. 
‎"Tapi soal proses hukum bukan di kita," imbuhnya.

Politikus PDIP itu lantas membantah  antar instansi pemerintah melempar tanggung jawab menangani kasus kematian pendiri Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu.

"Enggak. Kan sudah ada proses peradilan yang pertama sudah ada untuk pilot Pollycarpus, kalau ada indikasi yang lain, secara yuridis kuat, dan itu diteliti terus," pungkasnya.

Diketahui, Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan gugatan Kontras terhadap Kementerian Sekretariat Negara untuk membuka hasil investigasi kasus pembunuhan Munir.

Namun, Kemensetneg membantah memiliki dokumen tersebut dan tidak mengehatui keberadaannya. 

Lalu, Presiden Joko Widodo akhirnya memerintahkan kepada Jaksa Agung M Prasetyo untuk mencari hasil kerja TPF kasus pembunuhan Munir. (dna/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia