Jawa Pos Logo

Soal Kasus Penyuapan, Lippo Group Bayar Konsultan Ratusan Juta

JawaPos.com - Lippo Group terungkap menggunakan jasa konsultan untuk membuat pencitraan positif di media. Hal itu dilakukan menyusul terungkapnya kasus suap pengurusan perkara yang menyeret Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Kobo Media Spirit, Stefanus Slamet Wibowo saat menjadi saksi untuk terdakwa Edy Nasution di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/10).

Slamet mengatakan, permintaan tersebut disampaikan salah satu petinggi Lippo Group, Paul Montolalu yang menjabat Direktur PT Direct Vision.

"Kalau ditanya apakah ada pihak yang meminta jasa konsultan, ada klien kami, di antaranya Pak Paul Montolalu," kata Slamet.

Menurut Slamet, Paul yang dia kenal di salah satu usaha Lippo Group yakni First Media, meminta bantuannya untuk mendapatkan citra positif di media. Pencitraan tersebut terhadap sejumlah unit usaha di bawah Lippo Group.

"Misalnya Lippo punya banyak unit kerja yang sahamnya ada di pasar modal, sehingga saya akan dorong dan bantu kalau ada isu positif," ujar Slamet.


BERITA LAINNYA