Minggu, 23 Jul 2017
Hukum & Kriminal

Peras Pengguna Narkoba, Anggota Polsek Gambir Terancam 9 Tahun Penjara

Rabu, 19 Oct 2016 21:00 | editor : Mochamad Nur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono (Dok Equator.co.id/JPG)

JawaPos.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menerangkan terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan Bidang Propam Polda Metro Jaya telah dilimpahkan. 

Pelimpahaan dilakukan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum, karena masuk pidana umum.

Sebanyak empat pelaku, yakni Kasubnit I Reskrim Polsek Metro Gambir Iptu S. Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Metro Gambir, Aiptu T, Aipda EB dan Brigadir R.

"Sudah dilimpahkan ke Ditreskrimum. Ditangani secara pidana," ujarnya.

Awi menuturkan, saat ini ketiga oknum Polri masih dilakukan pemeriksaan di Bidang Propam Polda Metro Jaya. 

Dia juga tidak menampik, jika nantinya dari proses pengembangan, akan ada pelaku lainnya.

"Ini sedang kita kembangkan. Ada kemungkinan tersangka bertambah (atau tidak)," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10).

Awi menegaskan, Polda juga akan mengembangkan apakah ada kemungkinan keterlibatan atasan dari keempat anggota itu. Namun hal itu masih menunggu proses penyidikan. 

Awi juga menyebut, masih melakukan pengembangan apakah para oknum Polri itu sudah melaporkan ke atasannya terkait penangkapan pelaku kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi itu.

"Nanti ditelusuri siapa saja yang terlibat. Saya luruskan, kalau melibatkan atasan akan kita periksa. Apakah sudah melaporkan, apakah sudah diperiksa kok bisa lepas," ujarnya.

Atas perbuatannya, kata Awi, para terduga pelaku pemerasan itu terancam terkena pasal 368 terkait pemerasan, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun.

"Pasal 368 KUHP yaitu tentang pemerasan. (Ancaman hukuman pidana penjara) Paling lama 9 tahun," ujarnya. (elf/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia