Jawa Pos Logo

Oknum Polisi Terjerat Narkoba, JPU Tuntut 8 Tahun Penjara

JawaPos.com - Sidang kasus kepemilikan narkoba jenis sabu dengan terdakwa berisial JT kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Timika. Proses persidangan yang beragendakan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini, dipimpin oleh hakim ketua Fransiscus Babthista.

Radar Timika (Jawa Pos Group) melaporkan, dalam tuntutannya, JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Masdalyanto menyebut bahwa terdakwa JT terbukti secara sah, telah melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Oleh sebab itu, JPU menutut terdakwa yang merupakan oknum anggota polisi Polres Mimika itu, dengan pidana penjara selama delapan tahun, dipotong masa tahanan selama terdakwa ditahan, dan denda Rp 1 milyar subsider 6 bulan kurungan.

Selain itu dalam tuntutannya, JPU juga menyampaikan hal yang memberatkan dan hal yang meringankan terdakwa JT. 

Untuk hal yang meringankan, terdakwa mengaku menyesali perbuatannya, kemudian terdakwa bersikap sopan selama masa persidangan, terdakwa belum pernah dihukum serta terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Sementara untuk hal yang memberatkan, menurut JPU, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan masyarakat dan perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam hal pemberantasan narkoba.

Sidang akan dilanjutkan Kamis (27/10) pekan depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan oleh penasehat hukum terdakwa. (tns/fab/JPG)


BERITA LAINNYA