Minggu, 23 Jul 2017
Metropolis

Rumahnya Diancam Bom, Bu Risma Ada di Sini

Rabu, 19 Oct 2016 19:29 | editor : Thomas Kukuh

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (JAWAPOS)

JawaPos.com - Rumah dinas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Rabu (19/10) mendadak gempar. Ya, seorang penelpon gelap mengancam akan meledakkan rumah tersebut dengan bom. Ternyata sejak beberapa hari lalu wali kota yang akrab disapa Risma itu tidak ada di rumahnya. 

Ya, sejak beberapa hari yang lalu Risma menghadiri forum Perserikatan Bangsa-Bangsa, yakni UN Habitat III, di Quito, Ekuador. Kegiatan itu akan berakhir pada Jump, 21 Oktober 2016.

Dengan begitu, Risma dipastikan aman meski rumah dinasnya yang terletak di Jalan Wali Kota Mustajab mendapat ancaman bom. “Saya masih menemani tim Gegana menyusuri rumah dinas,” kata Kasubag Humas Pemkot Surabaya M Fikser saat dikonfirmasi Jawa Pos Rabu petang. 

Seperti diberitakan, ancaman itu datang dari penelpon gelap yang masuk ke pos kediaman Risma pada Rabu (19/10) sore sekitar pukul 15.23. 

“Penelpon tersebut mengaku bernama Helmi,” kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Rabu. 

Nah, Riaman yang merupakan staf piket bagian umum dan protokol Pemkot Surabaya pun kaget bukan kepalang. Dibalik telpon yang pengancam berkata, “Apabila Pemkot Surabaya tidak membuka lagi lokalisasi Dolly, maka dalam waktu tiga hari rumah dinas wali kota dan gedung pemerintahan Surabaya akan saya ledakkan.” 

Riaman pun segera memberitahu rekan-rekannya yang lain dan melaporkan ancaman tersebut ke Polrestabes Surabaya. Dia mengaku, nomor penelpon yang muncul di layar telepon posko adalah 0815-5403-2842. 

Begitu mendapatkan laporan, aparat dari Polrestabes Surabaya, Polda Jatim dan tim Gegana Polda Jatim langsung meluncur ke lokasi.  (did/sal/mas)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia