Minggu, 23 Jul 2017
Metropolitan

Ahok Tolak Manfaatkan Jasa Swasta untuk Kelola PTSP Bantar Gebang

Rabu, 19 Oct 2016 18:40 | editor : Mochamad Nur

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Dok JPNN)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menolak penggunaan  perusahaan swasta untuk mengelola Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Hal itu dia sampaikan menyusul panjangnya antrean truk membuang sampah. Penyebabnya, kata pria yang karib disapa Ahok itu, adalah kurangnya armada.

"Dari dulu juga kurang (armadanya). Makanya kita evaluasi saja. Yang pasti saya sudah bilang, jangan mimpi mau kasih ke swasta," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/10).

Ke depan, tegasnya, pihaknya akan menghitung ulang  berapa kebutuhan  truk yang masuk PTSP selama sehari.

Pasalnya, Ahok berujar bahwa semua truk dan alat berat yang digunakan Dinas Kebersihan untuk beroperasi di PTSP Bantar Gebang adalah baru.

"Makanya, semua truk baru, alat berat baru, enggak masuk akal," tukasnya.

Untuk sementara, eks Bupati Belitung Timur itu masih menunggu Kepala Dinas Kebersihan Isnawa Adji yang saat ini berada di Jepang agar secepatnya dicarikan solusinya.

Seperti diketahui, sebelum Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengambil alih, PTSP Bantar Gebang dikelola oleh pihak swasta. 
Namun, karena pihak swasta telah melanggar perjanjian, maka Pemprov DKI Jakarta memutuskan kerja sama.(uya.JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia