Jawa Pos Logo

Menteri Yasonna Tak Bisa Tolak Permintaan Djan Faridz

JawaPos.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengaku sedang mengkaji permintaan Djan Farid terkait gugatan SK Kepengurusan PPP di bawah kepemimpinan M Romahurmuziy.

Menurutnya, Djan menyampaikan pendapat dari mantan hakim konstitusi dan analisis baru dari sejumlah pakar. Dia membantah, mengkaji permintaan Djan itu berbau politis.

"Nggak ada karena politik. Ini kan tiba-tiba dia masukin. Masa saya bilang, eh nggak laku lagi nih. Nggak bisa dong kalau dia bilang saya ada novum baru nih,"  ujar Yasonna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10).

Lagipula, kata dia, SK Kepengurusan Romy yang dikeluarkan beberapa waktu lalu tengah digugat ke PTUN. "Sudah kalah, banding lagi dia. Ya, kita tunggu lah. Kita ini ‎selalu melihat dari perspektif yuridisnya. Nggak ada politik," tegas politikus PDIP itu.

Dia membantah sikapnya itu karena adanya lobi politik antara PDIP dengan PPP kubu Djan Faridz seperti Dimyati Natakusumah.

Yasonna menegaskan, posisinya sebagai menteri tidak berkaitan dengan partai. Begitupula terhadap kebijakan yang diambil. "Aku menteri. Saya nggak mau campur urusan itu (DPP). Urusan saya urusan itu (yuridis) aja," ujarnya.


BERITA LAINNYA